Heboh ! Video Mesum Pelajar di Taliwang Beredar Luas
By redaksi at 21 May, 2009, 2:28 pm
Taliwang, Gaung NTB
Masyarakat Kota Taliwang dalam satu minggu terakhir ini dihebohkan oleh beredarnya video mesum sepasang pelajar yang diduga kuat siswa sebuah SMA pavorit di ibu kota Sumbawa Barat itu.
Video berdurasi cukup panjang—sekitar 21,29 menit itu sangat mudah dijumpai di ponsel milik masyarakat dan bahkan pelajar.
Dari penelusuran Gaung NTB, diduga pelaku adalah siswa dari sekolah yang sama. Pelaku laki-laki merupakan siswa kelas 3 yang baru saja mengikuti Ujian Nasional (UN) dan pelaku perempuan merupakan siswi kelas 1.
Dari tempat yang terlihat dalam video, adegan mesum dua oknum pelajar itu dilakukan di kamar kost-kosan, beralas kasur yang digelar dilantai. Video mesum itu sengaja dibuat karena sebelum adegan layak sensor itu berlangsung, pelaku pria sengaja menempatkan ponsel beresolusi tinggi yang digunakan untuk merekam adegan itu dilantai. Si pria masih menggunakan baju seragam SMA dengan motif batik, sedangkan si perempuan menggunakan jaket warna merah dan celana panjang hitam.
Adegan yang dilakukan dua siswa itupun tergolong yahud, karena dilengkapi dengan adegan pemanasan dan tidak terkesan terburu-buru layaknya pemula.
Dari situasi saat adegan mesum itu berlangsung, aksi kedua pelajar itu didalam kamar tidak mereka berdua saja yang tahu, karena saat keduanya asik bercumbu, beberapa kali terdengar pintu kamar diketok dari luar.
Dari ekspresi kedua pelaku yang berbicara dalam bahasa campuran (Indonesia dan Taliwang), dapat disimpulkan bahwa yang mengetuk pintu itu adalah rekan keduanya.
Dari bahasa itupula, meski secara umum adegan syur dua siswa tersebut tidak terlalu jelas namun hampir dapat dipastikan bahwa pelaku orang adalah orang lokal. Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) KSB yang dikonfirmasi terkait peredaran video mesum itu menyatakan, sampai saat ini bersama pihak sekolah masih menyelidiki kebenaran apakah kedua siswa dalam video itu adalah siswa sekolah bersangkutan. Namun Kadis Dikpora H Ramli Ahmad SPd mengakui pihaknya telah memanggil kepala sekolah yang diduga tempat menuntut ilmu kedua pelajar itu.
“Kepala sekolahnya sudah kami panggil. Kami minta agar menyelidiki kebenaran kasus ini. Kami juga belum bisa memastikan apakah itu benar siswa kita atau tidak, karena kita tidak bisa lihat dengan jelas wajah kedua siswa itu,” papar H Ramli.
Mantan Asisten Tata Praja Setda KSB itu juga mengakui dari penulusuran sementara banyak pihak yang membenarkan bahwa kedua siswa yang beradegan mesum itu adalah siswa-siswi SMA bersangkutan.
“Kabarnya siswi itu telah mengaku kepada orang tuanya. Tapi kami tetap belum bisa memastikan karena dinas belum bertemu dengan si wali murid,” timpalnya.
H Ramli sendiri merasa kasus peredaran video porno siswa itu merupakan pukulan berat bagi dunia pendidikan di KSB. Karena itu pihaknya telah meminta kepada masing-masing sekolah untuk lebih mengintensifkan pengawasan terhadap siswa dan akan melakukan kegiatan razia Ponsel siswa bekerja sama dengan Sat Pol PP.
Informasi lain yang didapat Gaung NTB, siswi pelaku adegan mesum itu telah resmi dikeluarkan dari sekolah tempatnya menuntut ilmu. Pihak sekolah sendiri hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. Sementara pelaku pria dikabarkan telah berangkat ke Pulau Jawa untuk melanjutkan pendidikan karena baru saja menyelesaikan UN.
Kapolres KSB yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Gunarko, SIk mengatakan telah mengetahui peredaraan video mesum yang diperankan pelajar asal salah satu SMA di Taliwang itu. Tetapi pihaknya semetara ini hanya melakukan penyelidikan untuk memastikannya. Apalagi informasi yang didapat Kepolisian kasus tersebut telah ditangani oleh pihak sekolah. “Belum ada laporan keberatan. Tapi kami tetap tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,” ujar Gunarko.
Comments
Sorry, the comment form is closed at this time.








jujur aku sebangai alumni SMA 1 taliwang sang kecewa…….
tentang kasus ini…..
karena kita tau kalau SMA 1 taliwag merupakan SMA favorit di KSB….
karena aku yang di jogja merasa kecewa.
tpi dengan kasus ini benar2 mencemarkan nama baek sekolah….
diharapkan kepada pemerintah KSB untuk bertindak tegas….
aku berharap tempat2 nongkrong seperti KTC…..
tidak di jdikan tmpt pacaran krena kita tau tmpt tersebut gelap n g pantas dijdikan tmpt nongkrong….
buat para POLPP agar tetap melakukan patroli pada saat jam sekolah dan diatas jam 10 malam…..
aku berharap dengan kasus ini kita semua bisa mengambil hikma yaaa
buat adek2 ku yang di SMAN 1 taliwang.
khusus y teman2 ku yang di KSB
untuk bisa mengembalikan citra nama baek KSB….
^_^terimah kasih ^_^
Kita sebagai masyarakat ksb tidak seharusnya menyalahkan mereka 100%, yang harus kita lakukan sekarang adalah membantu para pendidik kita untuk selalu extra hati-hati di dalam memperhatikan pergaulan anak-anaknya