Pilkada Sumbawa 7 Juni, KSB Tetap 26 April
By redaksi at 23 December, 2009, 4:32 am
Sumbawa Besar, Gaung NTB
KPU memastikan pelaksanan Pilkada Kabupaten Sumbawa berlangsung tanggal 7 Juni 2010. Jadwal ini bersaman dengan 5 kabupaten lain di NTB, diluar pilkada Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang tetap digelar tanggal 26 April 2010.
Kepada Gaung NTB, anggota KPU Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, SAg mengungkapkan penetapan jadwal terbaru pilkada itu diputuskan dalam rapat koordinasi KPU Se-NTB yang berlangsung belum lama ini di Mataram.
Anggota KPU lainnya, Sudirman, SIp menambahkan, untuk pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan atau independen akan dibuka pada bulan Februari, sementara pasangan calon dari partai politik dibuka pada bulan Maret 2010.
Sebelumnya, KPU menjadwalkan pilkada serentak di 7 kabupaten di NTB pada tanggal 26 April 2010. Namun karena terbentur anggaran, jadwal tersebut direvisi.
berita lain
berita lain:
- Tim AMAN Kembali Desak Pemenang Pilkada Dibatalkan Taliwang, Gaung NTB Tim pemenangan pasangan H Andi Azizi Amin...
- Pendukung AMAN Desak KPU Batalkan Pemenang Pilkada Taliwang, Gaung NTB Terbitnya putusan MA yang menolak permohonan kasasi...
- Koalisi ADHA Belum Bersikap Terkait Putusan MA Taliwang, Gaung NTB Koalisi ADHA – Koalisi Parpol pengusung pasangan...
- April, Proyek Normalisasi Lebo Action Taliwang, Gaung NTB Setelah sempat terhenti beberapa bulan, proyek Normalisasi...
- KPU KSB Belum Bisa Penuhi Tuntutan Pendukung AMAN Taliwang, Gaung NTB Komisi Pemilihan Umum (KPU) KSB belum dapat...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Comments
Sorry, the comment form is closed at this time.









penetapan pelaksanaan pilkada di daerah sumbawa haruslah menjadi suatu yang efektif dalam menciptakan sistem demokrasi berbasis lokal, panitia pelaksana (KPU) harus benar-benar mampu menjadi lembaga independent, profesional, transpran, akomodatif , responsip dan akuntabel dalam proses dan dinamika pilkada nanti. belajar dari pengalaman sebelumnya, banyak permasalahan yang ditemukan ditingkat lapanngan khususnya tingkat kecamatan dan desa, PPK,KPPS seringkali mengalami kesulitan dalam memberikan sosialisasi terhadap masyarakat sehingga proses pemungutan suara yang terjadi di tingkat lokal seringkali mengalami kesalahan prosedur dalam pencoblasan, masyarakat yang notabene masih berpendidikan rendah dan tidak diikuti oleh sosialisasi yang inten telah menyebabkan gagalnya edukasi politik yang demokratis diranah akar rumput…