Pedagang Ikan Protes PTPBU
By redaksi at 1 February, 2010, 5:23 pm
Taliwang, Gaung NTB
Kelompok pedagang ikan di Pasar Taliwang, kemarin mengadu ke Komisi II DPRD KSB, terkait dengan sikap PT Prasmanindo Boga Utama (PTPBU) yang enggan mengakomodir mereka sebagai supplier kebutuhan ikan perusahaan catering PT NNT itu.
Dalam hearing dengan pimpinan dan anggota Komisi II Koordinator kelompok pedagang ikan, Herman, menyatakan pihaknya sudah berulang kali mengkomunikasikan keinginan untuk menjadi supplier itu ke PBU, namun selalu mendapat jawaban yang sama, bahwa pengadaan ikan dilakukan lewat satu pintu yakni melalui CV Peliuk Pingan. “Kami tidak diberikan kesempatan yang sama, padahal suplai ikan yang dipasok Peliuk Pingan juga diambil dari kami,” jelasnya.
Herman dan pedagang ikan yang lain juga mengakui sebelumnya mereka sempat sekitar 10 bulan menjadi pemasok ikan ke Peliuk Pingan dengan harga Rp 13 ribu per kg. Namun dalam beberapa bulan terakhir, Peliuk Pingan cenderung menerima pasokan dari penyuplai daerah lain di Kabupaten Sumbawa. Akibatnya para pedagang ikan di Taliwang kehilangan sumber pendapatan.
“Padahal dengan harga Rp 13 ribu per kg keuntungan yang kami dapat sangat minim, kok kami malah ditinggal. Imbas dari kondisi ini juga dirasakan oleh para nelayan lokal di KSB yang selama ini menyuplai ikan ke kami,” jelas Herman.
Ketua Komisi II, M Sahril Amin Dea Naga, menilai sikap PBU dan Peliuk Pingan harus segera disikapi. Ia juga menyatakan sepakat, harus ada kesempatan yang sama yang diberikan oleh PBU kepada portensi lokal sehingga tidak terjadi monopoli peluang usaha oleh orang tertentu.
“Kami akan segera memanggil PBU dan Peliuk Pingan untuk kami fasilitasi bertemu dengan kelompok nelayan. Harus didorong pemberian kesempatan yang sama oleh investor dalam hal pemberdayaan masyarakat lokal,” katanya.
Hal senada juga dikatakan Syaefullah SPt dan Abidin Nazar anggota Komisi II. Dengan kebutuhan ikan PTPBU yang mencapai 9 ton per bulan, mereka menilai wajar jika peluang itu dibagi dalam porsi yang sama untuk putra lokal yang punya potensi.
“Kami siap memfasilitasi pertemuan para pihak. Prinsipnya harus ada pemberian porsi yang sama, apalagi kelompok pedagang ikan ini juga mengambil ikan dari para nelayan lokal,” tandas mereka.
berita lain
berita lain:
- Pedagang Membludak, Pasar Taliwang Mendesak Direlokasi Taliwang, Gaung NTB Pedagang di Pasar Taliwang semakin membludak. Akibat...
- Polisi Dompu Bekuk 5 Pembom Ikan Asal Prajak Sumbawa Dompu, Gaung NTB Aparat Polsek Pekat Dompu bersama Dinas Perikanan...
- Komisi I DPRD KSB Panggil PTPBU Taliwang, Gaung NTB Kasus keracunan makanan karyawan PTNNT dan sejumlah...
- Juru Masak PTPBU Tidak Gunakan Sarung Tangan Taliwang, Gaung NTB -Tingkat kebersihan makanan yang disajikan PTPBU dipertanyakan...
- Puluhan Karyawan Keracunan, PTPBU Terkesan Tertutup Disnaker: Bukan Kasus Pertama Taliwang, Gaung NTB – Puluhan orang...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Comments
Sorry, the comment form is closed at this time.









mestinya newmont berhentikan saja PBU sebagai rekanan bikin masalah terus setelah karyawan keracunan sekarang masyarakat bisnis lokal yang dikerjaian..newmont mestinya memecah pelayanan catering ke kontraktor lainnya biar ada pembanding dan masyarakat bisa menjadi supllier peluangnya menjadi besar…monopoli PBU harus dihentikan…pejabat newmont yang terima fee dari PBU harus di pecat karena memikirkan perutnya sendiri….