Ribuan Simpatisan Hadiri Pengukuhan Tim Kampanye Z-M di Seteluk

By at 8 February, 2010, 2:23 pm

Seteluk, Gaung NTB
Ribuan massa memadati lapangan sepak bola Desa Seteluk Tengah Kecamatan Seteluk untuk menghadiri kegiatan pengukuhan tim kampanye kecamatan Paket KH Zulkifli Muhadli-Mala Rahman (Paket Z-M). Pengukuhan tim kampanye Kecamatan Seteluk dan Poto Tano itu terasa lebih istimewa daripada kegiatan serupa yang digelar sebelumnya, karena selain dihadiri bakal calon bupati, KH Zul, serta para pengurus parpol pengusung dan parpol pendukung, juga dihadiri oleh putri dari salah satu pahlawan revolusi, Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Ny Amelia A Yani yang juga Ketua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).
Amelia hadir selain untuk menyampaikan dukungan politik secara langsung dari PPRN, juga untuk menyerahkan 16 unit mobil operasional tim kampanye tingkat kecamatan.
Dalam orasi politiknya, Amelia menyatakan tergerak mendukung Paket Z-M untuk melanjutkan kepemimpinan di KSB lima tahun mendatang, karena semangat pantang menyerah dan kesungguhan dari paket incumbent itu untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat.
Ia juga mengaku sangat yakin Paket Z-M didukung oleh mayoritas pemilih di KSB karena telah terbukti berhasil selama hampir 5 tahun dan besarnya animo masyarakat untuk hadir dalam kegiatan kemarin.
“Paket ini telah meletakkan pondasi dasar pembangunan di KSB. Saya juga melihat semangat pantang menyerah sebagaimana semangat yang ditunjukkan Ahmad Yani ketika berjuang untuk bangsa ini. Karena itu saya masuk dalam tim relawan dan berada dibelakang Pak Kyai untuk memenangkan Pilkada 26 April mendatang,” ujarnya disambut yel-yel lanjutkan dari ribuan simpatisan.
Sementara itu, bakal calon bupati KH Zulkifli Muhadli (Kyai Zul) dalam orasi politiknya, menyatakan sejak tahun 1982 telah kembali ke Sumbawa Barat seusai menempuh pendidikan di Pulau Jawa. Ia memilih kembali dan tidak mau tinggal di Jawa, karena rasa cinta yang besar dan berniat untuk mengabdikan diri bagi masyarakat. Masa-masa awal perjuangannya di KSB diawali dengan membuka kursus bahasa, membangun sanggar seni, menjadi Pembina Pramuka, menjadi guru SMA PGRI, membangun Pondok pesantren tahun 1984 dan berkeliling untuk menyampaikan ceramah agama dalam acara khitanan, pernikahan dan khotbah di masjid-masjid. 28 tahun berada di KSB sampai sekarang, KH Zul menyatakan kepulangannya tersebut bukan untuk menjadi calon bupati tetapi karena ingin membangun dan berbuat untuk masyarakat. Tahun 2002 ia dipercaya untuk memimpin Komite Pembentukan Kabupaten Sumbawa Barat (KPKSB) dan berhasil merealisasikan keinginan masyarakat untuk membentuk kabupaten sendiri pada 2003. Kesiapannya untuk maju menjadi calon bupati pada Pilkada 2005 merupakan bentuk tanggungjawab moril untuk melanjutkan perjuangan KPKSB.
Sedangkan kesiapannya untuk maju lagi sebagai calon bupati pada pilkada tahun ini karena tidak ingin pondasi pembangunan yang telah dibangun dirubah dengan cara-cara yang tidak jelas.
Menurutnya, menjadi pemimpin harus bisa merasakan denyut nadi masyarakat dan tidak hanya datang pada saat membutuhkan masyarakat saja.
“Karena itu saya berpesan kepada para pemuda, jika kalian ingin menjadi pemimpin dimasa depan, tinggallah di KSB minimal 2 tahun, kalau memang tidak ada yang bisa dilakukan, tanamlah cabai di kebun sebagaimana yang dulu juga pernah saya lakukan,” ujarnya.
KH Zul juga menyinggung salah satu kaidah ilmu Fiqih Islam yang menyatakan ‘tinggalkanlah apa yang masih meragukan untukmu dan ambillah apa yang tidak meragukan’. “Dalam bahasa lain berbunyi ‘pilih yang sudah jelas tinggalkan yang tidak jelas’ atau dalam bahasa kita ‘na bli tuna dalam ai’ karena bisa saja yang kita beli itu bukan tuna,” timpalnya disambut riuh para simpatisan.

berita lain

  • No Related Post

berita lain:

  1. Kades Seteluk Atas Akui Jual Raskin Taliwang, Gaung NTB Tudingan warga Desa Seteluk Atas bahwa kadesnya...
  2. Seteluk–Tano Tolak Keputusan 12 September Manajemen Newmont Bungkam Soal Dugaan KKN Taliwang, Gaung NTB Harapan...
  3. Heli Jatuh, Newmont Tak Hadiri Undangan DPRD Taliwang, Gaung NTB Komisi II DPRD KSB akhirnya merealisasikan pertemuan...
  4. Disinyalir Banjir Seteluk Akibat Ilegal Logging Taliwang, Gaung NTB Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...
  5. Banjir Seteluk Bukan Karena Illegal Logging Taliwang, Gaung NTB – Kadis Hutanbunga KSB, Ir Muslihin menegaskan...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Categories : SUMBAWA BARAT


No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.