Butuh Keajaiban Kalahkan KH Zul-Mala Rahman

By at 21 March, 2010, 8:15 am

Mataram, Gaung NTB
Konsultan Citra Indonesia (KCI), kelompok Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, menyatakan butuh keajaiban mengalahkan calon “incumbent” dalam pemilihan umum kepala daerah di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Hasil survei menyatakan publik puas dengan kinerja Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, sehingga butuh keajaiban untuk mengalahkan bupati yang sekarang menjabat (incumbent) KH Zulkifli Muhadli,” kata Direktur KCI, M. Barkah Pattimahu kepada wartawan di Mataram, Jumat.
KH Zulkifli Muhadli merupakan Bupati Sumbawa Barat periode 2005-2010 yang kembali maju dalam pemilu kepala daerah di kabupaten tersebut 26 April 2010.
Pasangannya dalam pemilu kepala daerah Sumbawa Barat itu juga calon “incumbent” yang kini masih menjabat Wakil Bupati Sumbawa Barat Mala Rahman.
Pattimahu mengatakan pihaknya melakukan dua kali survei. yakni pada Februari dan Maret 2010 atas permintaan para pendukung kandidat “incumbent” tersebut.
Survei itu melibatkan 440 responden menggunakan metode “multistage random sampling” atau penarikan sampel bertingkat, dengan “margin of error” 4,8 persen.
Hasilnya sebanyak 75,8 persen menyatakan puas dengan kinerja Zulkifli Muhadli sebagai Bupati Sumbawa Barat dan wakilnya Mala Rahman.
Publik Sumbawa Barat yang menilai keadaan politik membaik mencapai 65,3 persen, keadaan ekonomi membaik 65,7 persen, keadaan keamanan membaik 82,2 peren dan penegakan hukum juga membaik sebanyak 70,5 persen.
“Publik juga merasakan selama lima tahun pemerintahan Zulkifli Muhadli dan wakilnya Mala Rahman , seluruh aspek kehidupan masyarakat Sumbawa Barat semakin membaik,” ujarnya.
Menurut Pattimahu kepuasan terhadap kinerja pemerintah serta penilaian positif pada berbagai aspek kehidupan berdampak pada keinginan publik agar K.H. Zulkifli Muhadli menjabat kembali sebagai Bupati Sumbawa Barat.
Sebanyak 61,9 persen menyatakan menginginkan KH. Zulkifli Muhadli kembali menjabat Bupati Sumbawa Barat, atau hanya 19,9 peren publik yang menyatakan tidak menginginkan kembali menjabat.
“Ketika publik ditanya siapa yang akan dipilih pada pemilu kepala daerah Sumbawa Barat, April mendatang, sebanyak 56,1 persen responden memilih Zulkifli Muhadli, sebanyak 22,6 persen memilih calon lainnya Andi Azisi Amin, dan sisanya belum memutuskan,” ujarnya.
Ia mengatakan untuk pertanyaan paket pasangan yang akan dipilih, sebanyak 55,1 persen responden memilih pasangan Zulkifli Muhadli dan Mala Rahman, sebanyak 23,3 responden memilih Andi Azisi Amin dan Dirmawan, sisanya belum memutuskan.
“Posisi atau peringkat calon hasil survei bulan Maret tidak berbeda dengan survei KCI sebelumnya pada Februari, yakni Zulkifli Muhadli menempati posisi teratas dengan dukungan pemilih sebesar 46,1 persen, disusul Andi Azisi Amin 20,6 persen dan 33,3 persen belum menentukan sikap,” ujar Pattimahu.
Dengan demikian, kata Pattimahu, jika tidak ada blunder (kesalahan) besar dan tidak ada program luar biasa yang dilakukan kompetitor serta menimbang waktu pemilihan yang hanya tersisa satu bulan lebih, maka butuh keajaiban untuk mengalahkan pasangan Zulkifli Muhadli dan Mala Rahman.
Pemilu kepala daerah di Sumbawa Barat merupakan satu-satunya yang dilaksanakan sesuai jadwal yang sebelumnya ditetapkan secara bersamaan dengan enam kabupaten/kota lainnya di NTB, yakni pada 26 April 2010 untuk putaran pertama dan 5 Juli untuk putaran kedua.
Sementara jadwal pilkada untuk enam daerah otonom lainnya yakni Kabupaten Lombok Tengah, Dompu, Sumbawa, Kabupaten Bima, Kota Mataram dan daerah otonom baru Kabupaten Lombok Utara (KLU), ditetapkan 7 Juni untuk putaran pertama dan 19 Juli untuk putaran kedua.

berita lain

  • No Related Post

berita lain:

  1. Warga Sekongkang Butuh PTNNT Bukan Saham Sumbawa Besar, Gaung NTB Terbitnya SK Bupati KSB No. 148A...
  2. RSUD KSB Termegah di NTB Taliwang, Gaung NTB Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa Barat...
  3. Diisukan Melinda Dee Istri Keempat Bupati KSB Kyai Zul: Fitnah dan Menyesatkan Taliwang, Gaung NTB Isu tak sedap kini menimpa Bupati Kabupaten...
  4. Bupati Himbau Polres KSB Usut Tuntas Kasus Arisan Berantai Taliwang, Gaung NTB – Bupati Sumbawa Barat, KH Zulkifli Muhadli...
  5. DPRD KSB Minta Ketua Dewan Jelaskan Proses Divestasi Taliwang, Gaung NTB Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Abidin...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Categories : SUMBAWA BARAT

Comments
Tau Jereweh 22/03/2010

Ini hanya untuk menggirin opini publik. Biasalah yg punya biaya dan anggaran…..

SAR 22/03/2010

Om, apa tidak terbalik hasinya ???

wirman84 23/03/2010

setuju saya denagan comentar di atas,,itu hanya tipuan untuk masyarakat saja..
saya juga bisa kok kalau hanya menulis di atas kertas putih dengan tinta hitam dan diberi anplop yang berisi jimat merah,,saya akan tulis kalua 99,99% masyarakat masih membutuhkan ZUL-MALA..kenyataannya NIHIL…alias kosong,,,

LSI bohong
Nanta koa

change we need.pak

Tau Jereweh 26/03/2010

Seteju sekali kawan….. saya dengar juga ada rumor ada servey UNRAM yg di danai 120juta. Karena hasil survey mereka actual AMAN 58% Z-M 33%, Ngambang 9%. hasil survey ini tdk dipublikasikan……

Bersihkan KSBku 26/03/2010

LSI yang menyatakan demikian adalah LSI fikti, buktinya setelah dapat bayaran orang yang mengatakan atau pimpinan LSI sudah tidak ada di KSB, karrena LSI yang sebenarnya gerah dengan kelakuan yang mengatasnakaman LSI dan sekarang dalam proses pencarian…

Jangan berkoar dengan ini-itu dangan nama Cinta, jika di cinta tidak perlu banyak Baliho tidak perlu bagi-bagi uang…
tidak perlu membuat perda sekarang tentang tenaga kerja dan pengrekrutan,.. selama lima tahun mengerjakan apa? kenapa baru sekarang??
bakal jadi apa KSB 5 tahun kedepan?? kasian kita

tau KSB 26/03/2010

bangke oros benar incumbent ka. lo lo be cara sate i tipu tau, nopka puas ke 5 ten o…? puik sleha nam bau menang iyo ka….

Syaifullah,ST 31/03/2010

di informasikan bagi Lembaga survey untuk update tanggal 31 Maret 2010 porsentase pemilih di KSB untuk dukungan ke Paket AMAN sudah mencapai 80,33%
demikian informasi ini untuk di tindak lanjuti .

Sorry, the comment form is closed at this time.