Mobil Berstiker Paket Z-M Diusir dari Lokasi Maulid
By redaksi at 7 March, 2010, 5:23 pm
Taliwang, Gaung NTB
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat kabupaten yang digelar di lapangan sepakbola Kecamatan Seteluk, Kamis (04/03) pagi diwarnai insiden ketika sebuah mobil pick up yang ditempeli stiker Pasangan KH Zul–Mala Rahman masuk ke lokasi kegiatan.
Sejumlah pemuda Seteluk langsung mengejar mobil pick up tersebut sambil berteriak menyuruh keluar dari lapangan, padahal saat itu Bupati KSB, KH Zulkifli Muhadli sedang menyampaikan hikmah maulid diatas panggung.
Sontak aksi para pemuda itu menjadi pusat perhatian undangan yang hadir. Untungnya beberapa petugas dari Polsek Seteluk yang berjaga dilokasi langsung bertindak cepat dengan mengamankan para pemuda tersebut sekaligus meminta sopir mobil pick up pemicu masalah itu keluar dari lapangan tempat kegiatan berlangsung.
Sebenarnya selain personil Kepolisian, puluhan komponen pemuda Seteluk juga ikut mengawasi seluruh kendaraan yang masuk ke lokasi peringatan maulid. Petugas polisi meminta semua kendaraan yang ditempeli atribut pasangan calon bupati dan wakil bupati maupun yang bertuliskan tim sukses untuk tidak masuk ke lokasi. Kendaraan bergambar pasangan calon itu dihadang di pintu masuk Desa Seteluk di jalan Negara Seteluk–Taliwang.
Setiap mobil yang bertuliskan tim kampanye atau memiliki stiker pasangan calon langsung dihentikan dan tidak diperkenankan masuk. Mobil-mobil itu diminta parkir disepanjang jalan negara mulai dari sekitar Pasar Seteluk sampai ke depan Mapolsek setempat.
Kapolsek Seteluk Iptu Kadek Suparta, kepada wartawan di lokasi menyatakan, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara tim sukses kedua pasangan calon dan tokoh masyarakat setempat yang disampaikan ke Polsek bahwa segala macam bentuk atribut kampanye pasangan calon termasuk kendaraan yang bergambar maupun bertuliskan tim sukses pasangan calon tidak boleh masuk ke lokasi kegiatan. “Hal itu disepakati agar kondusifitas daerah, terutama Kecamatan Seteluk tetap terjaga,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, koordinator pemuda Seteluk Halimin yang ditemui terpisah menyatakan, pelarangan itu untuk menjaga agar peringatan maulid nabi berlangsung khitmad dan tidak dipolitisir untuk kepentingan pasangan calon tertentu.
“Ini kegiatan suci keagamaan. Jadi tidak ada alasan dan sangat tidak etis dinodai oleh atibut kampanye atau pesan-pesan politik. Apalagi sebelumnya sudah ada kesepakatan tentang itu,” ujarnya.
Peringatan itu sendiri tidak hanya dihadiri oleh masyarakat, tapi juga semua pejabat Pemda KSB dan tamu undangan lainnya. Kegiatan tingkat kabupaten yang juga diisi dengan pengukuhan Pemangku Adat Kecamatan Seteluk itu melibatkan seluruh dinas dan instansi dilingkup Pemda KSB. Tidak heran ketika acara berlangsung, pusat pemerintahan Pemda KSB di KTC Taliwang terlihat sepi.
berita lain
berita lain:
- Arak-Arakan Panyekan Meriahkan Peringatan Maulid di Desa Loka Seteluk, Gaung NTB Warga desa persiapan Loka Kecamatan Seteluk, kemarin...
- Seniman dan Budayawan KSB Ikut Meriahkan Festival Maulid Nusantara Taliwang, Gaung NTB – Sedikitnya 200 orang seniman dan budayawan...
- Mantan Bupati Dompu Resmi Ditahan, Kasus Pengadaan Mobil Dompu, Gaung NTB – Mantan Bupati Dompu H Syaifurrahman Salman...
- Bupati Dompu, Penarikan Mobil Dinas Tidak Ada Kepentingan Pribadi Dompu, Gaung NTB Penarikan Mobil Dinas (Mobdis) yang merupakan asset...
- Mobil Perusda KSB Menghilang ? Taliwang, Gaung NTB Berkembangnya opini seputar adanya dugaan korupsi di...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Sorry, the comment form is closed at this time.









No comments yet.