Program PNPM-PISEW Jadi Rebutan LKD

By at 18 March, 2010, 9:57 am

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pelaksanaan Program PNPM-PISEW di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir jadi rebutan Lembaga Keswadayaan Desa (LKD). Ini terlihat dari adanya LKD yang protes atas hasil scoring pihak kecamatan. Scoring itu merupakan barometer penunjukan LKD sebagai pelaksana program pemberdayaan masyarakat tersebut.
Aga Nugraha dari LKD Sepayal Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir mengungkapkan, ada 8 LKD yang memasukkan penawaran. Setelah dilakukan seleksi oleh pihak kecamatan, tersisa 5 LKD. Namun dalam pemberian scoring terhadap lima LKD itu, Aga menduga ada rekayasa, sebab LKD yang mendapat skor tertinggi tidak memiliki pengalaman dalam pekerjaan konstruksi.
Ia juga menilai, pihak yang melakukan scoring telah menyalahi wewenangnya karena tidak mengantongi SK.
Karenanya pada dalam pertemuan yang difasilitasi Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa, kemarin, Aga meminta penetapan LKD pelaksana PNPM-PISEW dibatalkan.
Ditempat yang sama, Tim Koordinator Program PNPM-PISEW Kabupaten Sumbawa, Syarifuddin menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada LKD yang ditetapkan sebagai pelaksanan program PNPM-PISEW di Kecamatan Moyo Hilir. “LKD pelaksana PNPM-PISEW sama sekali belum ditetapkan. Semuanya masih berproses,” kata Syarifuddin.
Ditambahkannya, masalah yang dikemukakan LKD Sepayal sudah diselesaikan pihak kecamatan. Namun ternyata permasalahan itu dibawa ke DPRD.
Sedangkan Camat Moyo Hilir, Varian Bintoro SSos memaparkan timbulnya masalah tersebut karena miss komunikasi antara kecamatan dengan kabupaten terkait proses seleksi LKD Pelaksana.
Menurut informasi yang diterimanya aku Varian, LKD pelaksana PNPM-PISEW harus dilakukan dalam bulan Desember 2009.
Dari informasi itu sambung Varian, pihaknya telah melakukan seleksi terhadap 8 LKD, meski belum sampai pada penetapan pemenang. “Belakangan baru kami tahu darui tim koordinator di Kabupaten, ternyata jadwal selekti LKD belum waktunya sehingga proses seleksi yang sudah berlangsung dianggap batal, dan akan dimulai dari awal kembali,” terangnya.
Mengenai seleksi lanjutan, Varian mengatakan belum dilakukan dan masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari PJOK PNPM-PISEW Kabupaten.
Mendapat penjelasan seperti itu, Aga berharap seleksi ke depan berlangsung secara profesional, dan dilakukan verifikasi sesuai dengan fakta dilapangan.
Terancam Batal
Ketua Komisi III, Jamaluddin Afifi SH yang menfasilitasi pertemuan tersebut berharap setiap permasalan PNPM-PISEW dapat diselesaikan ditingkat kecamatan. Sebab jika masalah tersebut terekpose hingga ke pemerintah pusat, maka pada tahun mendatang program serupa tidak lagi dikucurkan ke Kabupaten Sumbawa. “Saat kami ke Jakarta, kami sudah memberi jaminan, bahwa program PNPM di Kabupaten Sumbawa akan berjalan dengan baik tanpa masalah,” jelasnya.
Sedangkan anggota Komisi III, Syarifuddin SH meminta aparat desa dilibatkan dalam Program PNPM sehingga bila terjadi permasalahan dapat langsung difasilitasi oleh kepala desa.

berita lain

  • No Related Post

berita lain:

  1. Program PNPM-Mandiri Tidak Boleh Tumpang Tindih Dompu, Gaung NTB Dalam merencanakan usulan pembangunan yang diajukan ditiap...
  2. Diduga Poyek PNPM-MP Desa Mangge Na’e Syarat Penyimpangan Dompu, Gaung NTB Program Nasional Pembangunan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP)...
  3. Mutasi Bukan Program Unggulan, Pijar Jadi Andalan Dompu, Gaung NTB Sejak Bupati dan Wakil Bupati Dompu Drs....
  4. Program Kantor Arpus KSB masih Terkendala Sarana Prasarana Taliwang, Gaung NTB Keinginan instansi atau unit kerja Kantor Arsip...
  5. DPU NTB Perkuat Tebing dan Sungai 3 Desa di Kecamatan Alas Alas, Gaung NTB Persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah desa...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Categories : SUMBAWA BESAR


No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.