Terancam Gagal Panen, Petani Moyo Utara Datangi Dewan

By at 18 March, 2010, 9:44 am

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Puluhan petani di beberapa kecamatan wilayah hilir Bendungan Batu Bulan (BBB) mendatangi DPRD Sumbawa, Senin.
Kedatangan mereka yang langsung diterima Komisi II yang salah satunya menangani masalah pertanian ini, berkaitan dengan gagal tanam dan gagal panen sekitar 446 Ha lahan akibat kekeringan menyusul tidak adanya supply air irigasi dari BBB.
M Arsyad—Ketua Kelompok Tani “Gadung” Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, mengakui sudah dua bulan ini lahan pertanian mereka tidak mendapat supply air dari BBB. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya gagal tanam dan gagal panen pada ratusan hektar lahan baik yang belum dan sudah ditanami padi.
Sebelumnya lahan milik petani setempat selalu mendapat supply air BBB, namun dalam dua bulan ini tiba-tiba terhenti.
Hal ini menurutnya karena tidak efektifnya pengawasan yang dilakukan petugas pengairan sehingga memberikan kesempatan kepada petani-petani nakal untuk berbuat curang. “Kami minta pengawasan dari petugas pengairan dilakukan secara maksimal,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pengairan BBB, Seri Jayadi ST mengakui stok air di BBB sejak awal Pebruari lalu mencukupi untuk mengairi lahan petani di 6 kecamatan termasuk wilayah hilir Moyo Utara pada pelaksanaan musim tanam pertama musim hujan (MT.1—MH. 2010) kurang lebih 10 juta meter kubik. Seiring dengan membaiknya curah hujan di daerah hulu, menambah volume cadangan air di BBB sampai saat ini mencapai 40 juta meter kubik.
Hanya saja diakui Jayadi, ketika pemanfaatan air irigasi muncul berbagai persoalan yang menghambat distribusi air ke daerah hilir khususnya wilayah Moyo Utara.
Di antaranya, tidak konsekuennya para pengguna air di bagian hulu terhadap jadwal yang disepakati bersama. Banyaknya penyadapan air secara illegal dengan membuat plompong-plompong liar menggunakan paralon berdiameter rata-rata 4”—6” di sepanjang jaringan sekitar 30 buah sehingga diperkirakan kehilangan sekitar 700 liter/detik air, belum lagi kebocoran di sepanjang jaringan.
Kemudian jebolnya saluran induk Batu Bulan Kiri tepatnya pada bangunan gorong-gorong akibat hujan dan telah ditangani darurat.
Selain itu juga jebolnya saluran induk Batu Bulan Kanan pada gorong-gorong akibat hujan yang penanganannya diperkirakan selesai April mendatang.
Untuk mengatasi persoalan ini terutama dalam pendistribusian air, ungkap Jayadi, jadwal yang ada perlu ditinjau kembali dan dilakukan penjadwalan ulang. Selanjutnya dilakukan piket siang dan malam oleh petugas pengairan dibantu pihak yang berkepentingan termasuk aparat keamanan.
Terhadap kerusakan dan kebocoran jaringan akan ditangani secara intensif. “Pertemuan dengan semua pihak termasuk wilayah hilir dan hulu harus dilakukan untuk kita sepakati hal-hal yang dapat memecahkan persoalan,” sarannya.
Sementara itu Kabid Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Sumbawa, Syaihuddin SP mengakui kondisi yang dialami petani di wilayah hilir BBB karena tidak efektifnya distribusi air.
Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Pertanian telah menawarkan bantuan peminjaman mesin air bagi sekitar 1.427 Ha lahan petani di Moyo Utara yang sudah ditanami padi. “Ini bantuan sementara untuk mengatasi ancaman gagal panen bagi lahan yang sudah ditanami,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi II, Fitrarino selaku pimpinan sidang, mengatakan akan kembali mengundang pihak-pihak terkait untuk membicarakan kembali persoalan tersebut. Namun Ia berharap agar masalah ini dapat segera diatasi. “Ini emergency harus segera diatasi, jangan sampai berlarut-larut,” pungkasnya.

berita lain

  • No Related Post

berita lain:

  1. Jalan Lintas Ditutup, Warga Desa Banjar Datangi Dewan Taliwang, Gaung NTB Puluhan warga Desa Banjar Kecamatan Taliwang, Rabu...
  2. Ratusan Hektar Padi di KSB Terancam Puso Taliwang, Brang Ene Musim kemarau panjang yang terjadi saat ini,...
  3. Petani Poto Tano Desak Pemda Upayakan Sumber Air Poto Tano, Gaung NTB Para petani di kecamatan Poto Tano...
  4. Petani Jereweh Kesulitan Peroleh Pupuk Taliwang, Gaung NTB Petani di Kecamatan Jereweh KSB kesulitan memperoleh...
  5. Petani Woja Minta Lahan Riwo Dibebaskan Dompu, Gaung NTB Puluhan warga Kecamatan Woja Dompu, mulai dari...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Categories : SUMBAWA BESAR


No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.