Tersengat Listrik, Satu Tewas 2 Luka Parah

By at 18 March, 2010, 7:26 am

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Suasana di kediaman Dr Ikhsan Safitri—Kepala Disnakertrans Sumbawa di BTN Bukit Permai Kelurahan Seketeng seketika ramai didatangi warga, Selasa (9/3) sekitar pukul 17.30 Wita.
Karena sesaat sebelumnya, Firman putra sulungnya meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.
Selain Firman, dua buruh bangunan, Ainul (25) dan Marzuki (30) menderita luka bakar yang cukup parah dan kini dalam perawatan medis.
Ditemui Gaung NTB di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sumbawa, Ainul menuturkan kisah tragis tersebut. Bermula ketika dia bersama empat rekannya, Marzuki, Sen, Zohri dan Yusuf,  hendak memasang kanopi di rumah tingkat dua itu.
Kanopi yang berada di lantai dasar dinaikkan ke lantai dua dan rencananya akan dipasang pada Rabu hari ini.
Untuk mengangkatnya mereka membagi tugas. Sen, Zohri dan Yusuf mengangkat dari bawah untuk diterima oleh Ainul dan Marzuki yang berada di lantai atas.
Melihat kekuatan Ainul dan Marzuki tidak seimbang dengan besarnya kanopi, Firman yang kebetulan berada di tempat itu berinisiatif membantunya dengan memegang sudut kanopi untuk diletakkan di lantai.
Karena diangkat terlalu tinggi, kanopi itu menyentuh kabel telanjang milik PLN. Seketika tubuh ketiganya bergetar hebat dan sesaat kemudian terkapar di lantai. “Saya sempat hilang kesadaran, saat sadar tubuh saya terasa perih,” akunya.
Ainul juga mengaku melihat Firman yang berada tidak jauh darinya dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Sementara Marzuki mengakui bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat dan singkat. Dia juga sempat melihat bagaimana tubuh Firman dan Ainul bergetar yang kemudian lunglai dan jatuh ke lantai. “Saya saat itu masih sadar,” katanya.
Suasana di rumah itu langsung gaduh. Mereka bertiga dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan intensif.
Secara terpisah, petugas IGD, dr Jeckson mengaku menerima Firman sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Di tubuhnya hanya terdapat secuil luka bakar di punggung telapak tangannya.
Sedangkan Ainul dan Marzuki mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya. Yang paling parah terdapat di kaki dan tangannya. “Kami sudah memberikan penanganan dan keduanya sudah dalam kondisi stabil,” ungkap dr Jeckson.
Informasi yang diperoleh Gaung NTB, bahwa Firman adalah mahasiswa Universitas Brawijaya yang kebetulan mudik liburan semester.
Kepergian Firman yang tak terduga ini menyisakan duka mendalam bagi orang tua dan keluarganya.

berita lain

  • No Related Post

berita lain:

  1. Seorang Pelajar Ditikam Hingga Tewas Dompu, Gaung NTB Muhammad Yamin (17), pelajar kelas 2 SMAN...
  2. Pemilik Bengkel Ditemukan Tewas di Kamar Taliwang, Gaung NTB – Warga kecamatan Taliwang dibuat heboh dengan...
  3. Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan KTC Makin Parah Taliwang, Gaung NTB Kondisi ruas jalan KTC semakin memprihatinkan. Belum...
  4. Pemasangan Listrik di Pakirum Terkendala JTR Taliwang, Gaung NTB Warga Pakirum Lingkungan Sampir B kembali menagih...
  5. Baru Diperbaiki Jalan Taliwang – Kertasari Rusak Parah Taliwang, Gaung NTB Ruas jalan Taliwang – Kertasari mengalami kerusakan...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Categories : SUMBAWA BESAR


No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.