Prabowo Ajak Petani Waspadai Dampak Iklim Ekstrem

Mataram, Gaung NTB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Prabowo Subianto mengajak petani di berbagai daerah untuk selalu mewaspadai dampak iklim ekstrem.
“Waspadai dampak iklim ekstrem seperti kemarau panjang, hujan badai, banjir, atau tanah longsor yang makin sering terjadi, termasuk serangan hama,” kata Prabowo kepada wartawan di Mataram, Minggu, usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ia mengatakan, cuaca dan iklim merupakan faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap berbagai aktivitas kehidupan.
Sementara aktivitas manusia yang makin meningkat menjadikan timbulnya perubahan pada komponen biofisik lingkungan, seperti peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer, yang merupakan penyumbang utama terjadinya pemanasan dan perubahan iklim.
“Akibat yang paling penting dari proses perubahan iklim adalah timbulnya peristiwa ekstrem seperti kemarau panjang, hujan badai, banjir, atau tanah longsor yang makin sering terjadi,” katanya.
Menuut dia timbulnya peristiwa ekstrem umumnya diasosiasikan dengan terjadinya penyimpangan iklim yaitu suatu penyimpangan cuaca dan iklim dari kondisi umum atau reratanya dalam selang waktu tertentu.
“Salah satu bentuk penyimpangan cuaca dan iklim adalah terjadinya fenomena El Nino dan La Nina yang akhir-akhir ini kerap terjadi,” katanya.
Kejadian El Nino biasanya berhubungan dengan kemarau panjang atau kekeringan, sementara La Nina berhubungan dengan banjir.
Penyimpangan iklim akibat terjadinya El Nino dan La Nina telah menimbulkan dampak negatif yang luas pada kehidupan manusia.
Kerugian akibat El Nino telah menyebabkan meningkatnya lahan kekeringan delapan sampai sembilan kali lipat pada luas tanaman dibanding pada kondisi normal.
Demikian juga adanya La Nina menyebabkan meningkatnya luas tanaman terkena banjir empat sampai lima kali lipat dari normal. “Selain itu akibat penyimpangan iklim telah menyebabkan meledaknya populasi hama dan penyakit tertentu pada tanaman,” katanya.

Share

berita terkait:

  1. Waspadai Banjir, BPBD KSB Pantau Aliran Sungai Taliwang, Gaung NTB Tingginya intensitas curah hujan membuat Badan Penanggulangan...
  2. Diskanlutnak KSB Imbau Peternak Waspadai Kemarau Panjang Taliwang, Gaung NTB Prediksi terjadinya kemarau panjang tahun ini tidak...
  3. Waspadai Banjir, Pemda Gelar Rakor Taliwang, Gaung NTB Curah hujan di beberapa daerah khususnya di...
  4. Diduga Dampak Logam Berat, Dikes Uji Sampel Jaringan Tubuh Warga Lalar Taliwang, Gaung NTB Pemda Sumbawa Barat melalui dinas terkait terus...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.