ANNUR Himbau DPC Demokrat Jaga Kondusifitas Daerah
By redaksi at 3 September, 2010, 6:14 am
Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tudingan Ketua DPC Demokrat Sumbawa, Syamsul Fikri S.Ag M.Si yang menyatakan pasangan ANNUR menerapkan ”politik munafik” ditanggapi balik tim nomor urut 1.
Jubir Tim ANNUR, Abdul Haji SAP kepada Gaung NTB, Kamis, menilai pernyataan itu sebagai bentuk pembalikan fakta sesungguhnya. Justru yang terlihat selama ini yang memainkan politik munafik dan mirip dengan trik politik Orde Baru seperti pembagian sembako, daster, baju koko, sarung dan jilbab bermerk ”By JM” serta praktek jual beli kendaraan (parpol pengusung) adalah Pasangan JM-HAN bersama tim koalisi pada putaran kedua, termasuk di antaranya Partai Demokrat.
Terhadap pernyataan Fikri yang menilai pasangan ANNUR menciderai proses demokrasi dengan mengingkari komitmen siap menang dan siap kalah, menurut Aji—akrab Ketua Gerakan Pemuda (Garda) ANNUR, adalah bentuk pendangkalan intelektual terhadap pemaknaan demokrasi. ”Dalam hal ini bukan persoalan menang dan kalah yang kita bicarakan, melainkan proses dari sebuah demokrasi. Karena siapapun yang menang dan kalah dalam Pilkada Sumbawa nantinya, berdasarkan Keputusan MK,” kata Aji memberi pencerahan kepada Fikri.
Siapapun yang terpilih sebagai hasil putusan MK, tambah Aji, merupakan putra terbaik daerah dan hasil dari sebuah proses demokrasi yang jujur, adil, damai, aman dan tentram di Kabupaten Sumbawa yang harus dihormati dan harus dilaksanakan bersama.
Ia menghimbau Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sumbawa untuk tidak lagi mengeluarkan statemen yang cenderung provokatif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada public sehingga mengganggu kondusifitas daerah dan menimbulkan kontroversi di tengah-tengah masyarakat Sumbawa. ”Ada kekhawatiran ini akan menjadi preseden buruk terhadap kredibilitas dan masa depan kader Partai Democrat di masa yang akan datang, yang pada akhirnya Partai Democrat tidak mendapat legitimasi politik lagi dari masyarakat sebagai partai yang reformis dan pro-perubahan,” ujarnya menasehati.
Untuk itu ANNUR mengajak DPC Partai Demokrat bersama segenap lapisan masyarakat Sumbawa untuk mengawal proses demokrasi dan menjaga kondusifitas daerah dengan senantiasa mengedepankan obyektifitas dalam menilai sebuah persoalan demokrasi dan menyerahkan semua proses pelanggaran Pemilukada Sumbawa ke Mahkamah Konstitusi (MK), selaku lembaga yang memiliki kapasitas yuridis formal dan kewenangan hukum dalam penyelesaian kasus Pilkada untuk menetapkan siapa yang benar dan salah.
berita lain
berita lain:
- Mustakim Korda, Ahmad Ketua DPC Demokrat ? Taliwang, Gaung NTB Peta politik beberapa hari menjelang Musyawarah Cabang...
- Unggul 3 Suara dari Ahmad, Mustakim Pimpin Demokrat Taliwang, Gaung NTB Muscab II DPC Partai Demokrat KSB yang...
- Tuan Guru Bajang Batal Buka Muscab Demokrat Taliwang, Gaung NTB Ketua DPD Demokrat NTB, TGH Zainul Majdi...
- Muscab Demokrat Digelar Hari Ini Taliwang, Gaung NTB Kemungkinan aklamasi untuk penentuan ketua DPC Demokrat...
- Empat Parpol Baru Daftar Usulan Verifikasi Di Kesbangpoldagri KSB Taliwang, Gaung NTB 18 partai politik telah melakukan pendaftaran di...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Sorry, the comment form is closed at this time.









No comments yet.