12 Juta Wajib Pajak Telah Melaporkan SPT Tahunan

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat sebanyak 12.481.644 wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) hingga 30 April 2021.

Direktur Konseling, Pelayanan, dan Humas DJP Neilmaldrin Noor menyampaikan terima kasih kepada Wajib Pajak badan yang telah melaporkan SPT tahunan tepat waktu.

“Tanggal 30 April 2021 lalu adalah batas akhir penyampaian SPT Tahunan Pajak Badan Tahun Pajak 2020. Kepatuhan penyampaian SPT menjadi poin penting untuk meningkatkan penerimaan perpajakan,” kata Neilmaldrin, Selasa (4/5/2021). ).

Neilmaldrin menyatakan, Wajib Pajak yang belum menyampaikan SPT Tahunan tetap dapat melaporkannya.

Baca juga: Setoran pajak Pertamina EP Cepu ke Negara Rp. 5,2 triliun

“Penundaan akan dikenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum Perpajakan,” jelasnya.

Baca juga: Penghindaran pajak sebesar 790 juta yen oleh 80 kontraktor individu dari Osaka Jepang

Pelaporan ini terdiri dari 872.995 SPT Pajak Badan dan 11.608.649 SPT Orang Pribadi.

Sebanyak 11.892.462 SPT atau 95,3 persen dari total SPT dilaporkan secara elektronik melalui e-Filing, e-Form, dan e-SPT.

Jumlah laporan SPT tahun ini meningkat 13,3 persen atau 1.461.642 SPT jika dibandingkan dengan jumlah laporan SPT tahun sebelumnya pada tanggal yang sama sebanyak 11.020.002 SPT.

Pelaporan SPT elektronik juga tumbuh 11,7 persen atau 1.244.789 SPT, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mengumpulkan 10.647.673 SPT.

DJP mengimbau masyarakat untuk menjalankan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apalagi pajak memiliki peran penting dalam membiayai program vaksin Covid-19 dan memberikan insentif kepada masyarakat yang terkena pandemi Covid-19.




Source