14 Desa Ditetapkan Sebagai Penerima Alokasi Afirmasi Dana Desa Tahun 2019

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sebanyak 14 desa ditetapkan sebagai penerima jatah alokasi Afirmasi pada tahun 2019 mendatang. Desa tersebut adalah Desa Batu Rotok, Bao Desa, Tangkampulit dan Tepal di Kecamatan Batu Lanteh, Desa Marente dan Bungin Kecamatan Alas, Desa Usar dan Sepayung Kecamatan Plampang, serta Desa Bajo dan Stowe Brang Kecamatan Utan.
Berikutnya ada Desa Emang Lestari Kecamatan Lunyuk, Desa Mata Kecamatan Tarano dan Desa Labuhan Aji Kecamatan Labuhan Badas.
Untuk diketahui alokasi Afirmasi ini merupakan salah satu komponen dalam dana desa. Dana yang dialokasikan sebesar 3% dari total pagu anggaran dana desa.
Dana Afirmasi sendiri diberikan bagi desa tertinggal dan sangat tertinggal yang memiliki jumlah penduduk miskin cukup tinggi. Tujuannya, untuk penuntasan masyarakat miskin, agar taraf ekonomi mereka menjadi lebih baik lagi. “Alhamdulilah, tahun depan ada 19 desa yang dapat alokasi Afirmasi dana desa,” ungkap Kasi Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Ibrahim, SE, MAk.
Di tahun 2018 sendiri sebut Ahim, sapaan akrabnya, sebetulnya ada 11 desa yang dapat, tapi berubah menjadi 9 desa saja. Perubahan ini karena ada surat dari Kemenkeu, terkait perubahan status tiga desa yang tidak masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal lagi, sebagai syarat untuk mendapatkan alokasi Afirmasi dana desa tersebut.
Diantara desa yang ditetapkan mendapat alokasi Afirmasi tahun 2019 nanti, terdapat nama-nama desa yang pada tahun 2018 juga ditetapkan sebagai penerima. Yakni Desa Pukat, Tepal, Tangkampulit, Labuhan Aji, Bao Desa, Batu Rotok, Bajo dan Bungin.
Mulai tahun depan kata Ahim, dana alokasi Afirmasi yang dikucurkan setiap desanya di pukul rata. Masing-masing mendapatkan Rp 211,2 juta. Untuk tahun 2018 ada sedikit perbedaan, dimana dari 9 desa, 5 desa diantaranya mendapatkan alokasi sebesar Rp 319 juta, dan 4 desa lainnya sebesar Rp 157 juta. Perbedaan tersebut berhubungan dengan Indeks Desa Membangun (IDM) dengan jumlah penduduk miskin di tiap desanya. “Jadi mulai 2019, dana alokasi Afirmasi untuk 14 desa nilainya sama,” ujarnya.