140 Peserta Ikuti Kejuaraan Tenis Lapangan Bupati Cup ke VII

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Bupati Sumbawa H M Husni Djibril BSc membuka Kejuaraan Tenis Lapangan Bupati Sumbawa Cup ke VII tahun 2018, yang berlangsung di Lapangan Tenis Pahlawan Sumbawa pada Jumat (28/09). Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua KONI Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Pimpinan BUMN, serta para atlet yang akan bertanding.
Ketua Pelti Kabupaten Sumbawa, Usman SE MM dalam laporannya menyampaikan, kejuaraan ini dimaksudkan untuk persiapan atlet pekan olahraga provinsi yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 hingga 23 Desember 2018 di Mataram.
Jumlah peserta yang ikut kejuaraan tahun ini jelas Usman, sebanyak 140 orang baik itu senior maupun junior, termasuk Official dan Pelatih 25 orang, juga Peninjau dari Pelti NTB 3 orang. Para atlet tersebut datang dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Kota Mataram, Sumbawa Barat, Dompu, dan Kabupaten Sumbawa. Sementara jumlah pertandingan yang dipertandingkan ada nomor tunggal dan ganda untuk kelompok dewasa dan prestasi, junior ada dua kelompok yaitu umur 13 keatas dan 13 kebawah. Pertandingan ini belangsung selama 3 hari, mulai Jumat 28 September hingga Minggu 30 september 2018.
Sementara itu, Bupati Sumbawa HM Husni Djibril yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dari luar Kabupaten Sumbawa. Para peserta diharapkan dapat bertanding dengan penuh sportifitas dan menjaga kekompakan.

Menurut H Husni—sapaan Bupati Sumbawa, bahwa sejak dilantik dirinya sudah menyuarakan tentang Tenis Lapangan agar lebih maju. Meski demikian diakui ada saja halangan hingga sampai saat ini apa yang menjadi cita-citanya dulu untuk membangun lapangan tenis yang lebih representatif belum juga terealisasi.
H Husni, berkeinginan merelokasi lapangan tenis yang ada di Lapangan Pahlawan ke tempat lain. Apalagi lokasi parkir kendaraan para pemain sering berada di tepi jalan, sehingga mengganggu pengendara lain.
“Saya tadi malam sudah berdiskusi, untuk relokasi lapangan tenis itu dibutuhkan dana sekitar Rp 2 miliar, hanya tinggal semangatnya sekarang ini, teman BUMN, BUMD saya harap bisa mewujudkan ini melalui CSR,’’ ujarnya.