22 Ribu Senjata Api Milik Masyarakat di Jawa Tengah

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG – Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Jateng mencatat sekitar 22 ribu senjata api milik warga sipil di provinsi ini.

“Ada sekitar 22 ribu pemilik senjata api selain senjata organik milik anggota TNI / Polri,” kata Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Jateng Kombes Pol. Djati Wiyoto Abadi di Semarang, Sabtu (10/4).

Menurut dia, pemilik senjata api wajib memperbarui izin kepemilikannya secara berkala. “Kami tingkatkan penguasaan kepemilikan senjata api. Pemiliknya semua sudah terdaftar,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada pelanggaran terkait penyalahgunaan, melainkan pelanggaran administratif. Dia mengatakan pemilik senjata api diharuskan memperbarui lisensi mereka setiap tahun.

Dikatakannya, pemilik yang tidak memperbaharui izin senjatanya dikategorikan sebagai tindak pidana. Polda Jateng, kata dia, memiliki aplikasi registrasi senjata api secara online. Melalui aplikasi “Senpi Online”, lanjutnya, pemilik senjata api bisa lebih mudah mendaftar dan akan selalu diawasi.

Aplikasi ini, menurut dia, juga akan memberikan notifikasi jika izin kepemilikannya akan habis. Sedangkan untuk izin kepemilikan baru, kata dia, semua prosedur harus dipenuhi, termasuk psikotes.


Source