3 Karakter Permusuhan Setan terhadap Kemanusiaan di Dunia

    Setan akan selalu mengganggu umat manusia dalam kehidupan dunia

    REPUBLIKA.CO.ID, — Allah SWT telah menggambarkan permusuhan abadi antara setan dan manusia.

    الشَّيْطَانَ انَ لِلْإِنْسَانِ ا ا…“… Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi umat manusia.” (Surat al-Isra 53).

    Sebagai seorang muslim, kita perlu mengetahui bagaimana karakter permusuhan setan terhadap manusia seperti yang diabadikan dalam Al-Qur’an atau hadits Nabi Muhammad SAW. Berikut penjelasannya seperti dilansir Aluka.net pada Jumat (25/6).

    Pertama, mendahului sejarah penciptaan manusia

    لَمَّا الله ارك الى ليه السلام لَ ليسُ ليه، لمَّا ال: لْقٌ لا ا

    “Ketika Allah (SWT) menciptakan Adam, Allah meninggalkannya sendirian. Kemudian setan datang dan mengelilingi Nabi Adam dan memandang sosok Nabi Adam. Maka ketika Iblis melihatnya (Nabi Adam) tidak memiliki apa-apa, dia berkata: Aku memenangkannya makhluk yang tidak bisa mengendalikan dirinya.

    Ibnu Qayyim menyebutkan dalam kitab Al-Fawaid dan Ibnu Katsir dalam buku Al-Bidayah wa An-Nihayah, bahwa setan mengelilingi Nabi Adam. Nabi Adam masih berupa tanah liat, iblis menendang Adam dan masuk ke mulut Adam, dan keluar dari hidung Adam, dan iblis berkata, “Sesungguhnya kamu diciptakan untuk tujuan yang besar, jika aku bisa mengendalikanmu, aku akan menghancurkanmu. Anda. Dan jika Anda mengendalikan saya, saya tidak akan mematuhi Anda.”

    Informasi ini cukup untuk menjelaskan hasad atau kecemburuan setan kepada anak Adam. Kebencian yang muncul dari setan ketika Adam belum dihembuskan oleh ruh. Itulah pembalasan setan terhadap manusia bahkan sebelum manusia diciptakan.



    https://www.republika.co.id/berita/qv9ljy320/3-karakter-permusuhan-setan-kepada-umat-manusia-di-dunia