350.000 Orang di Tigray Ethiopia Kelaparan

Menurut catatan, kelaparan terjadi dua kali dalam satu dekade terakhir, di Somalia dan Sudan.

REPUBLIKA.CO.ID, ADDIS ABABA — Sebuah analisis yang tidak dipublikasikan dari badan-badan PBB dan kelompok bantuan memperkirakan bahwa sekitar 350.000 orang di wilayah Tigray berada dalam keadaan kelaparan. Demikian menurut dokumen internal PBB yang dilihat Reuters, Rabu (9/6). Tigray adalah wilayah yang dilanda konflik di Ethiopia

Pemerintah Ethiopia membantah analisis analisis Fase Terpadu Ketahanan Pangan (IPC). Menurut catatan pertemuan Inter-Agency Standing Committee (IASC), yang terdiri dari sedikitnya 18 pimpinan PBB dan organisasi non-PBB, kelaparan telah dinyatakan dua kali dalam satu dekade terakhir. Yang pertama terjadi di Somalia pada 2011 dan di Sudan Selatan pada 2017, menurut IPC.

Badan-badan PBB, kelompok bantuan, pemerintah dan pihak terkait lainnya menggunakan IPC untuk bekerja sama untuk menentukan situasi. “Mengenai risiko kelaparan, tercatat bahwa angka yang tidak dipublikasikan dari analisis IPC sedang diperdebatkan oleh pemerintah Ethiopia, khususnya sekitar 350.000 orang di seluruh Tigray yang diyakini berada dalam keadaan kelaparan IPC 5,” bunyi dokumen itu.

Dia juga mengatakan analisis telah menemukan bahwa jutaan orang di seluruh Tigray membutuhkan makanan dan dukungan pertanian. Dukungan mata pencaharian sangat mendesak untuk mencegah penurunan kelaparan lebih lanjut.

Seorang diplomat senior Ethiopia di New York, yang berbicara dengan syarat anonim, membenarkan bahwa pemerintah membantah analisis tersebut. Diplomat tersebut mempertanyakan metode survei dan menuduh IPC kurang transparan dan tidak cukup berkonsultasi dengan otoritas terkait.

Pertempuran di Tigray pecah pada bulan November antara pasukan pemerintah dan mantan partai yang berkuasa di kawasan itu, Front Pembebasan Rakyat Tigray. Pasukan dari negara tetangga Eritrea juga telah memasuki konflik untuk mendukung pemerintah Ethiopia. Kekerasan di Tigray telah menewaskan ribuan orang dan memaksa ratusan ribu orang meninggalkan rumah mereka di wilayah pegunungan yang berpenduduk lebih dari 5 juta orang.

sumber: antara



https://www.republika.co.id/berita/qugrld368/350ribu-orang-di-tigray-ethiopia-alami-kelaparan