5 Gaya Hidup Penderita GERD

    Ada cara yang bisa dilakukan agar lambung memproduksi asam sesuai kebutuhan.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Refluks asam dan GERD (Penyakit refluks gastroesofagus) merupakan penyakit tidak menular yang insidennya meningkat selama pandemi COVID-19.

    Bagi Anda yang ingin terhindar dari GERD atau sudah terlanjur menderita penyakit asam lambung, maka Anda perlu melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup. Setidaknya ada lima gaya hidup yang perlu Anda ubah sebagai cara agar perut tetap sehat dan menghasilkan asam yang sesuai dengan kebutuhan metabolisme tubuh.

    Kelima gaya hidup tersebut didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti Harvard dan disebut sebagai gaya hidup anti asam lambung.

    Menjaga berat badan

    Dalam sebuah studi medis yang dipimpin oleh Dokter Jesper Lagergren dari Karolinska Institute di Stockholm, 22 persen penderita GERD mengalami obesitas. Angka itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan perolehan 14 persen orang yang tidak gemuk.

    Setelah makan, otot-otot di perut mulai berkontraksi dan kerongkongan terbuka untuk membuka jalur makanan ke perut. Seharusnya pada orang yang memiliki berat badan ideal, jalur tersebut ditutup kembali setelah makan masuk ke saluran pencernaan.

    Namun pada kasus obesitas, lambung yang memiliki ukuran berlebih membuat saluran pencernaan antara kerongkongan dan lambung sulit untuk menutup sehingga asam lambung lebih mudah mencapai kerongkongan.

    Oleh karena itu, bagi Anda yang tergolong obesitas sebaiknya mengolah tubuh agar dapat kembali ke berat badan ideal dan saluran pencernaan dapat bergerak kembali secara optimal.

    sumber: antara



    https://www.republika.co.id/berita/qyyeuu368/5-gaya-hidup-penderita-gerd