598 Aset Milik Pemkot Madiun Belum Bersertifikat

    Dari 598 aset yang belum bersertifikat, semuanya sudah kami daftarkan ke BPN

    REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN — Sebanyak 598 dari 2.544 aset berupa tanah dan bangunan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, belum bersertifikat atau masih dalam proses. “Dari 598 aset yang belum bersertifikat, semuanya sudah kami daftarkan ke Badan Pertanahan Nasional. Sebanyak 40 sudah diterbitkan, 119 masih dalam proses, dan sisanya masih dalam tahap verifikasi,” katanya. Walikota Madiun Maidi di Madiun, Jumat (6/8).

    Maidi mengatakan ratusan aset yang masih verifikasi sertifikat terkendala banyak hal, misalnya aset saluran yang batasnya belum jelas, ada juga aset sawah yang namanya sudah berubah. Oleh karena itu, perlu perubahan inisial.

    Kendala-kendala tersebut, kata dia, sedang dicari solusinya. Salah satunya berkoordinasi dengan pihak terkait meski secara online. “Prosesnya terus berlanjut. Kalau memang perlu ada perubahan regulasi, tentu akan kami ubah. Namun, ini Baik banyak. Ada ratusan, tentu butuh waktu,” kata walikota.

    Walikota Maidi menargetkan pada tahun 2023 sertifikasi aset berupa tanah dan bangunan sudah bisa diselesaikan. Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Ditegaskan pula bahwa semua aset daerah harus ditelusuri. Namun, beberapa di antaranya tidak memiliki sertifikat. Hal ini rawan konflik jika keduanya mengklaim.

    Oleh karena itu, pemerintah pusat terus mendorong percepatan sertifikasi aset pemerintah daerah. Percepatan sertifikasi dan pengamanan aset daerah, menurut dia, sangat penting meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan dan korupsi aset.

    Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Madiun terus aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Koordinasi dengan KPK untuk membahas permasalahan dan solusi yang dihadapi pemerintah daerah dalam rangka percepatan sertifikasi.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qxfe7x384/598-aset-milik-pemkot-madiun-belum-tersertifikasi