Airlangga: Implementasi PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang

    Provinsi di luar Jawa-Bali menyumbang 61,95 persen kasus Covid-19 dari total kasus naa

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali kembali diperpanjang. Kebijakan ini berlaku mulai 21 September hingga 4 Oktober 2021.

    Ia menambahkan, PPKM level 4 masih dilaksanakan di 10 kabupaten atau kota. “Hal ini karena terkait dengan aglomerasi, populasi, dan tingkat vaksinasi yang masih di bawah 50 persen,” katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (20/9).

    Airlangga yang juga menjabat sebagai Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengatakan kabupaten atau kota yang masih menerapkan level 4 adalah Aceh Tamiang, Pidi, Bangka, Padang, Banjar Baru dan Banjarmasin, Balikpapan dan Kutai Kartanegara. serta Tarakan dan Bulungan. . Sementara itu, PPKM level 3 di luar Jawa-Bali dilaksanakan di 105 kabupaten/kota, level 2 di 250 kabupaten/kota, dan level 1 di 21 kabupaten/kota.

    Penataannya, kata dia, masih sama dengan penyesuaian PPKM level 3, mal bisa beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Kapasitas maksimal 50 persen, kemudian masuk melalui screening melalui aplikasi Peduli Protect.

    Dia mengatakan provinsi di luar Jawa-Bali menyumbang 61,95 persen kasus Covid-19 dari total kasus nasional. Dia merinci, Sumatera memiliki angka kesembuhan 93,52 persen, dengan angka kematian 3,49 persen dan perkembangan kasus aktif antara 9-19 September turun 80,52 persen.

    “Nusa Tenggara memiliki recovery rate 95,78 persen, fatality rate 2,3 persen dan penurunan kasus aktif 86,75 persen. Kemudian, recovery rate Kalimantan 94,27 persen, fatality rate 3,15 persen dan kasus aktif turun 81,48 persen,” kata Airlangga. Kemudian Sulawesi memiliki angka kesembuhan 94,61 persen dengan angka kematian 2,61 persen dan penurunan kasus aktif mencapai 81,13 persen.

    Sedangkan di Maluku dan Papua, angka kesembuhan 95,59 persen, angka kematian 1,6 persen, dan kasus aktif menurun 87,71 persen. Persentase kesembuhan nasional 95 persen, luar Jawa sampai Bali 94,17 persen dan kematian nasional 3,07 persen dan luar Jawa-Bali 3,35 persen.



    https://www.republika.co.id/berita/qzqjf3396/airlangga-penerapan-ppkm-di-luar-jawabali-diperpanjang