Airlangga: Insentif Sukses Pindahkan Sektor Properti

    Pelaku usaha di sektor properti diajak untuk optimis mendukung pemulihan ekonomi.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Berbagai insentif telah diberikan pemerintah untuk sektor properti. Diantaranya adalah kebijakan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) sebesar 100 persen untuk kredit properti. Pada tahun 2021, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan insentif PPN yang diberikan mulai Maret hingga Agustus dan diperpanjang hingga Desember 2021.

    Kebijakan PPN yang ditanggung pemerintah berdampak pada pergerakan pasar di segmen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas. “Pertumbuhan penjualan terjadi signifikan di segmen perumahan dengan harga berkisar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar ke atas Rp 2 miliar,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Alhasil, pada triwulan II tahun 2021, PDB sisi produksi sektor jasa real estate mampu tumbuh 2,82 persen dan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 0,94 persen. Sementara itu, sektor jasa konstruksi juga tumbuh sebesar 4,42 persen secara tahunan. Dari sisi investasi, Investasi Tetap Bruto tumbuh 7,54 persen secara tahunan didukung oleh pertumbuhan gedung.

    “Kepada pelaku bisnis properti dan pemangku kepentingan pembangunan ekonomi lainnya, saya meminta agar tetap optimis dan terus semangat mendukung pemulihan ekonomi nasional,” ujar Airlangga.

    Ia mengungkapkan, mesin pertumbuhan ekonomi saat ini dalam tren membaik dan situasi pandemi semakin terkendali. Penyederhanaan regulasi dan perizinan, termasuk di bidang properti, juga telah diatur dalam UU Cipta Kerja.

    Dalam kesempatan ini, Airlangga berharap agar industri properti di tanah air bisa mengambil pelajaran dari kasus wanprestasi utang perusahaan internasional. Pelajaran pertama adalah berhati-hati saat mengembangkan bisnis Anda.

    Ekspansi bisnis harus dibarengi dengan proyeksi pendapatan yang realistis dan menghindari agresivitas utang. “Pelajaran selanjutnya, industri harus mengedepankan transparansi dalam pelaporan keuangannya dan menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/r0ne4j457/airlangga-insentif-berhasil-gerakkan-sektor-properti