Akhir Juli, DAK SD Sudah Harus Action

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, menargetkan akhir bulan Juli ini, semua pelaksanaan DAK fisik SD sudah harus action di lapangan. Itu juga dikarenakan paling lambat tanggal 21 Juli, minimal 25% dari total DAK sudah harus terserap atau ditransfer ke rekening sekolah penerima. “Insya Allah, akhir bulan ini semuanya sudah jalan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, melalui Kasi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Bidang SD, Irhamuddin, SPd, MPd.

Menurut dia, proses MoU dengan sekolah penerima sudah dilakukan. Begitu juga dengan pembukaan rekening untuk penyaluran dana DAK, sudah tidak ada masalah lagi. Sekarang hanya tinggal menunggu informasi penyalura dana melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), ke rekening sekolah sesuai kegiatan masing-masing. “Semuanya syaratnya sudah beres. Kita tinggal tunggu saja, kapan dananya disalurkan,” kata Irhamuddin.

Untuk diketahui, pada tahun ini DAK SD mendapat alokasi sebesar Rp 32,3 miliar dari pemerintah pusat. Dari total anggaran tersebut, Rp 31,3 miliar diperuntukkan bagi pekerjaan fisik. Sementara sisanya sebesar Rp 1,023 miiar, akan digunakan untuk dana penunjang.
Untuk fisik sendiri nantinya digunakan untuk merehab ruang kelas dengan kategori sedang/berat. Untuk rehab ruang kelas sedang/berat ini, ada 95 sekolah yang mendapatkannya. DAK fisik ini juga digunakan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di 11 sekolah.

Selanjutnya untuk pembangunan toilet di 47 sekolah. Pembangunan rumah dinas di 8 sekolah. Koleksi buku perpustakaan untuk 68 sekolah, pengadaan sarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk 1 sekolah serta untuk pengadaan peralatan seni budaya di 4 sekolah. “Kalau sisa dana penunjangnya diarahkan untuk biaya rapat, pengandaan foto copy untuk kegiatan DAK, biaya honorarium fasilitator DAK termasuk monitoring dan evaluasi,” pungkasnya.