Aksi Bruno Fernandes membuat jengkel legenda Man United, kebanyakan berguling ke gawang Liverpool

    TRIBUNNEWS.COM – Legenda Manchester United, Roy Keane, membenci tindakan Bruno Fernandes melawan Liverpool karena terlalu banyak merengek.

    Bruno Fernandes membuktikan dirinya menjadi gelandang paling produktif di Liga Inggris musim 2020-2021 saat Manchester United menjamu Liverpool pada Kamis (13/5/2021) waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

    Dalam pesta tunda pekan ke-34 Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Bruno Fernandes berhasil membuka keunggulan Manchester United pada menit ke-11.

    Baca juga: Ringkasan Hal Menarik Saat Liverpool Membungkam Man United di Old Trafford, Firmino Iftar

    Tendangan kaki kanan Bruno Fernandes yang menyambut umpan Aaron Wan-Bissaka berhasil mengecoh lini belakang Liverpool.

    Reaksi pemain tengah Manchester United Portugis Bruno Fernandes (2L) setelah mereka kebobolan gol kedua pada pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 13 Mei 2021. (PETER POWELL / POOL / AFP)

    Bola tembakan Fernandes bersarang di sisi kanan gawang Liverpool.

    Ini merupakan gol ke-28 Bruno Fernandes untuk Manchester United di berbagai kompetisi pada musim 2020-2021.

    Baca juga: Terungkap, penyebab Sadio Mane Cueki Juergen Klopp saat Liverpool mengalahkan Man United

    Dengan demikian, pemain berpaspor Portugal itu resmi memecahkan rekor gol mantan gelandang Chelsea Frank Lampard.

    Lampard mencetak 27 gol untuk The Blues di berbagai kompetisi pada musim 2009-2010.

    Penampilan Bruno Fernandes mendapat perhatian dari gelandang legendaris Man United, Roy Keane.

    Namun, Keane justru mengkritik tindakan Fernandes terhadap Liverpool.

    Eks kapten Manchester United itu tak menyukai akting Fernandes di laga ini.

    Roy Keane mengklaim Fernandes menghabiskan banyak waktu di lapangan untuk meminta perhatian wasit.

    “Saya akan mengkritik Fernandes, dia menghabiskan setengah malam menangis di sisi lapangan,” kata Keane, dikutip BolaSport.com dari Mirror.

    Setiap kali dia dijegal, dia berguling-guling, tambah Keane.

    Bukan kali pertama Keane mendapat kritik terhadap mantan pemain Sporting CP itu.

    Pada Maret 2021, Keane bahkan mengatakan bahwa Fernandes tidak boleh bertingkah seperti bayi saat bermain di lapangan.

    “Ketika dia di lapangan dan tidak mendapatkan bola atau rekannya melakukan kesalahan, dia mengangkat lengannya, itu sikap yang sangat tidak menghormati tim,” kata Keane.

    “Dia juga banyak dikritik dan selalu membantah atau menentang.”

    “Sudahlah, jangan seperti bayi dan fokus saja pada pertandingan untuk membuktikannya,” ucap peraih 7 gelar Liga Inggris bersama Setan Merah itu.




    Source