Alasan Keluarga Anang Hermansyah Lewati Lebaran di Turki

Jakarta

Momen Lebaran 2021 tidak dirayakan keluarga Anang Hermansyah dan Ashanty di Indonesia. Mereka memboyong keluarganya menuju Turki.

Sebelum ke Turki, mereka akan singgah di Dubai selama beberapa hari. Bukan untuk jalan-jalan, tetapi untuk menunggu dibukanya lockdown di Turki pada tanggal 18 Mei 2021.

“Alhamdulillah kita mau berangkat ke Dubai dan Turki, setelah mundur tiga kali berangkatnya ya. Kita niatnya bukan jalan-jalan, kita niat awalnya mau berobat ke Turki, karena Turki lagi lockdown, jadi ke Dubai dulu,” ujar Ashanty saat ditemui di Di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Sambil menunggu Turki dibuka untuk turis, Ashanty akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Dubai. Bisa dibilang, ini kali pertamanya Ashanty akan merayakan lebaran bersama Anang Hermansyah, Azriel, Arsya dan Arsy.

“Tadinya Dubai cuma transit, tapi karena tiga kali mundurin tiket dan tidak bisa dimundurin lagi jadinya kita ke Dubai dulu lebaran di sana dan lain-lain, sampai nunggu Lockdown Turki dibuka tanggal 18 Mei,” kata Ashanty.

“Nah terus akhirnya kita ke Dubai dulu, tapi ya gitu. Lagi pandemi gini nggak bisa terlalu ramai, nggak jalan-jalan. Tadinya anak-anak ngak ikut. Cuma karena lebaran dan liburan yaudah ajak anak-anak, kasihan di rumah saja setahun kita jadi diajak. Tapi serba terbatas,” lanjutnya.

Pengobatan yang dilakukan Ashanty terkait dengan autoimunnya. Ashanty sudah tidak tahan lagi dengan efek penyakitnya karena tidak menemukan obatnya di Indonesia.

“Karena mau cek autoimun aku, sudah dua bulan aku gatalnya nggak selesai. Sudah minum obat alergi macam-macam bikin muka bengkak. Dokter di Jakarta bagus cuma belum ada solusi soal gatelnya. Aku menderita banget setiap malem nggak bisa tidur gara-gara gatel. Obat nggak mempan ya sudah ke sana,” imbuh Ashanty.

“Mudah-mudahan di sana ada solusi,” timpal Anang Hermansyah.

Pemilihan berobat di Turki bukan atas keinginan Ashanty sendiri. Ia mendapatkan saran dari seseorang yang dikenal di Dubai.

“Ada satu rumah sakit di Dubai marketingnya orang Indonesia. Jadi alhamdulillah dibantu banget. Turki lagi menurun banget kasus COVID karena lockdown kan, terus warga lokal nggak boleh keluar, turis boleh jalan-jalan tapi terbatas. Jadi nyaman berobat,” pungkas Ashanty.

(dar/dar)


Source