Allah SWT Menjadikan Fir’aun Contoh Pembalasan Atas Perbuatan Salah di Dunia

Allah SWT memberi pahala kepada orang-orang yang zalim baik di dunia maupun di akhirat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Allah SWT telah memberikan banyak contoh di dalam Alquran tentang hukuman bagi orang yang melakukan kesalahan, dan bagaimana Allah menghancurkan mereka atas kesalahan yang telah mereka lakukan.

Contoh hukuman bagi orang yang melakukan kesalahan saat berada di dunia itu dijelaskan di halaman mawdoo3. Diantaranya adalah hukuman yang diberikan kepada raja Mesir, Fir’aun yang melakukan kesalahan di muka bumi ini.

Dalam sejarah diceritakan, Raja Fir’aun menganiaya penduduk Mesir, khususnya Bani Israil, pengikut Nabi Musa AS. Fir’aun tidak segan-segan membunuh seorang anak laki-laki yang baru lahir, hanya karena ramalan bahwa ia akan dibunuh di tangan seorang laki-laki.

Oleh karena itu, Allah juga menghukumnya dengan hukuman yang paling buruk di akhir hidupnya. Allah berfirman:

فأخذناه وجنوده فنبذناهم في اليم فانظر كيف كان عاقبة الظالمين * وجعلناهم أئمة يدعون إلى النار ويوم القيامة لا ينصرون * وأتبعناهم في هذه الدنيا لعنة ويوم القيامة هم من المقبوحين

“Jadi Kami siksa dia (Fir’aun) dan pasukannya, lalu Kami lemparkan mereka ke laut. Jadi perhatikan bagaimana akhir dari orang yang berbuat salah itu. Dan Kami jadikanlah mereka pemimpin yang mengundang (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan tertolong. Dan Kami menawarkan kutukan kepada mereka di dunia ini, sedangkan pada hari kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah). ”(QS Al Qashash ayat 40 42).

Selain itu, Allah juga menghukum kaum Tsamud yang menolak beriman kepada Allah SWT dan tidak mengakui Saleh sebagai nabi. Allah juga memberikan hukuman atau hukuman kepada Tsamud karena melakukan kesalahan di dunia. Allah berfirman:

وَأَخَذَ الَّذينََ “Dan suara gemuruh yang keras menimpa orang-orang yang melakukan kesalahan, dan mereka mati tergeletak di rumah mereka, seolah-olah mereka tidak pernah tinggal di tempat itu. Ingat, kaum Tsamud sebenarnya menyangkal Tuhan mereka. Ingat, kehancuran Tsamud.” (QS Hud ayat 67-68).




Source