Amnesti Menyoroti Kegagalan Israel untuk Vaksinasi Palestina

Berbeda dengan Israel, Palestina masih tergesa-gesa memberikan vaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH – Organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) Amnesty International menyoroti kegagalan Israel memberikan fasilitas vaksinasi Covid-19 kepada warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Menurutnya, sebagai kekuatan pendudukan, Israel memiliki kewajiban untuk menjalankan tugas tersebut.

“Dalam ilustrasi yang jelas tentang tingkat diskriminasi yang dilembagakan di Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina, otoritas Israel gagal memvaksinasi lima juta warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki ketika upaya vaksinasi dimulai pada Desember 2020. Langkah ini secara mencolok melanggar kewajiban Israel. sebagai kekuatan pendudukan di bawah hukum internasional, “kata Amnesty International dalam laporan tahunannya yang diterbitkan pekan ini, dikutip situs web kantor berita Palestina WAFA, Jumat (9/4).

Di bawah Konvensi Jenewa keempat, Israel berkewajiban memelihara fasilitas dan layanan medis serta rumah sakit di wilayah pendudukan. Ini termasuk menerapkan langkah-langkah untuk menghentikan penyebaran penyakit menular.

Amnesty International mengatakan pandemi Covid-19 telah mengungkap kebijakan yang melanggengkan ketidaksetaraan dan diskriminasi. Pandemi juga berdampak buruk bagi dunia, termasuk di Palestina dan Israel.

Israel mulai meluncurkan vaksinasi Covid-19 pada Desember 2020. Israel telah menjadi salah satu negara terdepan dalam kampanye vaksinasi massal. Sekitar 60 persen populasi telah menerima setidaknya satu dari dua dosis vaksin.

Berbeda dengan Israel, Palestina masih tergesa-gesa memberikan vaksinasi. Bulan lalu, mereka menerima batch pertama vaksin dari inisiatif Covax. Sebanyak 62 ribu dosis vaksin, terdiri dari 38 ribu dosis Pfizer dan 24 ribu dosis AstraZeneca telah dikirimkan oleh Covax.

Palestina juga menerima sumbangan 5.000 dosis vaksin Sputnik V dari Rusia. Warga Palestina berharap dapat memvaksinasi 20 persen populasinya menggunakan paket vaksin dari Covax. Sejauh ini Palestina telah mencatat lebih dari 293 ribu kasus Covid-19 dan 3.076 kematian.




Source