Anak Muslim Didiskriminasi di Skotlandia Karena Nama

    IHRAM.CO.ID, DUNDEE – Politisi Muslim di Skotlandia Humza Yousaf telah mengajukan pengaduan ke pusat penitipan anak karena dicurigai melakukan diskriminasi terhadap putrinya yang berusia dua tahun. Dia menuduh sebuah taman kanak-kanak di Broughty Ferry, Dundee menolak menerima tiga anak dengan nama Muslim termasuk putrinya, Amal.

    Yousaf dan istrinya, Nadia El-Nakla, telah mengadu ke Inspektorat Perawatan, regulator sektor di Skotlandia, untuk menyelidiki Cendekiawan Kecil karena melakukan diskriminasi atas dasar etnis atau agama. Dalam utas di Indonesia, Yousaf mengatakan hal itu tidak bisa dianggap enteng.

    “Saya tidak bisa mengatakan betapa marahnya saya. Sebagai seorang ayah, saya hanya ingin melindungi putri saya. Namun, pada usia dua tahun, saya yakin putri saya telah menghadapi diskriminasi. Berapa banyak keluarga lain yang mengalami ini?” Yousaf mengatakan dalam tweet-nya @HumzaYousaf.

    Juru bicara Little Scholars Usha Fowdar mengatakan perusahaan menolak klaim diskriminasi rasial atau agama dan akan menyambut baik penyelidikan oleh inspektorat.

    “Selama lebih dari satu dekade, kami secara teratur menyambut anak-anak dan staf dari latar belakang agama, budaya, etnis dan ras yang berbeda termasuk dua keluarga Muslim saat ini,” kata Fowdar.

    “Kami juga rutin melakukan penataan untuk mengakomodasi gaya hidup yang berbeda, misalnya dengan menyediakan menu halal untuk anak-anak dari keluarga muslim,” imbuhnya.

    Dikutip Penjaga, Selasa (3/8), El-Nakla yang bekerja untuk partai Nasional Skotlandia MSP Shona Robison di Dundee, mengaku mengalami hal yang sama dengan Yousaf. Dia membuat aplikasi untuk putranya tetapi ditolak. Setelah itu, dia meminta seorang teman kulit putih untuk melamar. Bahkan, lamaran temannya diterima oleh pihak sekolah dalam waktu 24 jam.

    “Saya hanya merasa ada yang tidak beres dengan itu,” kata El-Nakla. Untuk membuktikannya, ia melamar dengan nama yang terdengar putih. Dalam waktu kurang dari seminggu, dia mendapat tawaran termasuk tur pelayanan sekolah.

    Catatan melaporkan bahwa sekolah menawarkan formulir aplikasi kepada keluarga kulit putih. Sementara itu, mereka menolak permintaan dari keluarga yang terdengar Muslim.

    Yousaf mengaku telah meminta penjelasan dari Cendekiawan Cilik atas perlakuan mereka yang berbeda. Namun pihak sekolah tidak memberikan penjelasan apapun. “Kami merasa seperti membodohi diri sendiri untuk percaya bahwa diskriminasi tidak ada di Skotlandia,” katanya.



    https://www.ihram.co.id/berita/qx96t4335/anak-muslim-didiskriminasi-di-skotlandia-karena-nama