Anies Dorong Masjid untuk Vaksinasi Covid-19

    Vaksinasi merupakan salah satu upaya agar kegiatan keagamaan dapat dilakukan kembali.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan vaksinasi Covid-19 merupakan bentuk perlindungan tambahan selain penerapan protokol kesehatan. Menurut Anies, vaksinasi juga merupakan upaya agar kegiatan keagamaan bisa dilakukan kembali.

    “Salah satu pintu penting agar masjid kembali ramai adalah dengan melindungi jamaahnya, perlindungan untuk tambahan jamaah adalah vaksin,” kata Anies dalam video YouTube Gelora TV, Minggu (22/8).

    Anies menjelaskan, meski sudah divaksinasi, seseorang masih bisa tertular virus corona. Namun, kata dia, angka kematian yang dialami lebih kecil dibandingkan dengan orang yang belum divaksinasi.

    Dia mengungkapkan, sebanyak 9,3 juta orang di ibu kota telah menerima vaksinasi dosis pertama pada Sabtu (21/8). Berdasarkan data yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, dari jutaan orang yang telah divaksinasi, hanya 2,3 persen yang terpapar Covid-19.

    “Ada angka kematian 0,033 persen, kira-kira 30 per 100 ribu orang. Siapa? Itu orang-orang yang memiliki masalah kesehatan komorbiditas yang parah. Tapi secara umum mereka dilindungi oleh vaksin, itu data Jakarta dari Januari hingga Juli kemarin,” Anies menjelaskan.

    Karena itu, Anies meminta keterlibatan semua pihak untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi di Jakarta. Ia juga mendorong masjid menjadi tempat vaksinasi Covid-19. Dikatakannya, saat ini sudah ada beberapa masjid yang menggelar vaksinasi untuk masyarakat. Di antaranya Masjid Baitul Karim di Johar Baru, Jakarta Pusat, dan Masjid Said Naum di Tanah Abang.

    “Kita perlu mendorong lebih banyak tempat ibadah yang memberikan ketenangan pikiran menjadi tempat yang memberikan ketenangan pikiran untuk vaksinasi. Dan banyak orang mengatakan lebih tenang pak, vaksinnya ada di masjid,” katanya.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga mulai memvaksinasi Covid-19 bagi orang-orang yang termasuk dalam golongan tersebut. kelainan imun, seperti penderita autoimun dan komorbiditas, Jumat (20/8). Jenis vaksin yang digunakan adalah Moderna.

    Anies Dorong Masjid untuk Vaksinasi Covid-19

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan vaksinasi Covid-19 merupakan bentuk perlindungan tambahan selain penerapan protokol kesehatan. Menurut Anies, vaksinasi juga merupakan upaya agar kegiatan keagamaan bisa dilakukan kembali.

    “Salah satu pintu penting agar masjid kembali ramai adalah dengan melindungi jamaahnya, perlindungan untuk tambahan jamaah adalah vaksin,” kata Anies dalam video YouTube Gelora TV, Minggu (22/8).

    Anies menjelaskan, meski sudah divaksinasi, seseorang masih bisa tertular virus corona. Namun, kata dia, angka kematian yang dialami lebih kecil dibandingkan dengan orang yang belum divaksinasi.

    Dia mengungkapkan, sebanyak 9,3 juta orang di ibu kota telah menerima vaksinasi dosis pertama pada Sabtu (21/8). Berdasarkan data yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, dari jutaan orang yang telah divaksinasi, hanya 2,3 persen yang terpapar Covid-19.

    “Ada angka kematian 0,033 persen, kira-kira 30 per 100 ribu orang. Siapa? Itu orang-orang yang memiliki masalah kesehatan komorbiditas yang parah. Tapi secara umum mereka dilindungi oleh vaksin, itu data Jakarta dari Januari hingga Juli kemarin,” Anies menjelaskan.

    Karena itu, Anies meminta keterlibatan semua pihak untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi di Jakarta. Ia juga mendorong masjid menjadi tempat vaksinasi Covid-19. Dikatakannya, saat ini sudah ada beberapa masjid yang menggelar vaksinasi untuk masyarakat. Di antaranya Masjid Baitul Karim di Johar Baru, Jakarta Pusat, dan Masjid Said Naum di Tanah Abang.

    “Kita perlu mendorong lebih banyak tempat ibadah yang memberikan ketenangan pikiran menjadi tempat yang memberikan ketenangan pikiran untuk vaksinasi. Dan banyak orang mengatakan lebih tenang pak, vaksinnya ada di masjid,” katanya.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga mulai memvaksinasi Covid-19 bagi orang-orang yang termasuk dalam golongan tersebut. kelainan imun, seperti penderita autoimun dan komorbiditas, Jumat (20/8). Jenis vaksin yang digunakan adalah Moderna.



    https://www.republika.co.id/berita/qy8dx6384/anies-dorong-masjid-untuk-lakukan-vaksinasi-covid19