Anies Minta Pabrik Pengisi Oksigen Diprioritaskan untuk Obat

Selama ini pabrik pengisian tabung oksigen di Pulogadung untuk keperluan industri dan medis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta produksi pabrik pengisian tabung oksigen di Pulogadung, Jakarta Timur, dialihkan dari sebagian kebutuhan industri untuk digunakan kebutuhan medis selama pandemi Covid-19.

“Selama krisis pandemi di Jakarta, 100 persen digunakan untuk kegiatan medis,” kata Anies dalam keterangannya, saat meninjau sejumlah pabrik pengisian tabung oksigen di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Anies mengatakan selama ini pabrik pengisian tabung oksigen di Pulogadung ditujukan untuk keperluan industri dan medis, namun kini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan medis di masa pandemi Covid-19.

Anies juga mengungkapkan, salah satu masalah terkait pendistribusian tabung oksigen, yakni sumber daya manusia, karena petugas kewalahan mengisi tabung oksigen tanpa henti akibat permintaan yang melonjak.

Untuk mengatasi masalah ini, Anies melibatkan Kodam Jaya untuk mengangkut tabung oksigen di pabrik pengisian tabung oksigen Pulogadung. Selain itu, Kodam Jaya juga bekerja sama mengerahkan personel untuk mengisi tabung oksigen medis karena petugas lainnya lelah melayani permintaan tabung oksigen yang terus meningkat sejak pandemi Covid-19.

“Jadi pasukan dari Kodam Jaya dikerahkan untuk membantu mengisi karena staf dari sini kelelahan bekerja nonstop,” kata Anies tanpa merinci berapa personel Kodam Jaya yang dilibatkan untuk keperluan itu.

Gubernur DKI memastikan Pemprov DKI dan pemangku kepentingan lainnya berupaya memastikan pasokan tabung oksigen medis berjalan optimal seiring dengan melonjaknya permintaan.

Selain melakukan peninjauan, Gubernur Anies juga memastikan akan terus membangun kerjasama dan koordinasi dengan perusahaan sejenis terkait tabung oksigen.

“Jadi, kami sudah berkoordinasi dengan perusahaan untuk pengisian tabung oksigen, juga dilakukan sejak dua minggu lalu, dan Alhamdulillah berjalan lancar. Semoga kedepannya terus berjalan dengan baik,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies tidak merinci data, berapa sebenarnya kebutuhan tabung oksigen berbagai ukuran untuk keperluan medis di Ibu Kota, apalagi saat permintaan meningkat akhir-akhir ini.

sumber : Antara



https://www.republika.co.id/berita/qvwum2330/anies-minta-pabrik-pengisi-oksigen-diutamakan-untuk-medis