Anies: Tim Desain Kota Tua Sunda Kelapa Ramah Lingkungan

    Penataan Kota Tua-Sunda Kelapa akan mempertahankan kemasan lama yang cantik.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan konsep pengelolaan Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa tetap ramah lingkungan. Anies mengatakan nantinya akan ada tim yang akan mendesain seluruh kawasan Kota Tua hingga Pelabuhan Sunda Kelapa dengan tetap memiliki konsep ramah lingkungan.

    “Karena setiap hari kita (DKI Jakarta) semakin ramah lingkungan. Jadi di darat ini yang sudah kita implementasikan. Nanti kita akan ada tim untuk mendesain seluruh kawasan,” kata Anies.

    Ia menekankan bahwa hal itu tidak hanya pada satu hal. “Ini yang membedakan kami dengan apa yang kami kerjakan sekarang. Sekarang semua area sedang dikembangkan, tidak hanya satu atau dua bangunan,” ujarnya.

    Anies mengatakan transformasi di kawasan tersebut juga akan menjaga kemasan lama yang dipercantik dengan menambahkan unsur modern dan dinamis sehingga sisi nostalgia saat berkunjung ke Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa tidak akan pernah hilang.

    “Inilah yang disebut kuno tapi modern dan dinamis,” kata Anies.

    Ia meyakini cara ini dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke kawasan Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa karena desain yang memiliki ciri khas dan keunikan tetap terjaga.

    “Kita tidak mau desain Kota Tua (dan Sunda Kelapa) penuh dengan copy-paste dari belahan dunia lain, tapi Kota Tua (dan Sunda Kelapa) harus punya narasi, ciri, dan keunikan tersendiri,” kata Anies.

    Anies berharap dengan dukungan berbagai Kementerian terkait seperti Kementerian Badan Usaha Milik Negara dapat mendorong revitalisasi aset dan akses pendanaan dengan kerjasama antara BUMN PT Pembangunan Pariwisata Indonesia (ITDC) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta, yaitu PT. Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board / JXB) dan PT Moda Integration for Jabodetabek Transportation (MITJ).

    Kemudian bantuan dari Kementerian Pariwisata juga diharapkan bisa ikut serta mempromosikan Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa serta membuatnya hadir dalam agenda kalender nasional dan dunia.

    Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga berkolaborasi dengan penuturan tentang Kota Tua dan Sunda Kelapa sebagai khazanah sejarah dan budaya di Ibu Kota, serta dukungan penuh dari Bank Indonesia (BI) sehingga berbagai BI Program Usaha Kecil Menengah (UKM), serta berbagai program digitalisasi keuangan yang juga dapat dilaksanakan di daerah.

    Anies juga mengajak pihak swasta, mulai dari pengusaha dan pemilik properti untuk terus berinvestasi dan mengembangkan perekonomian di kawasan Kota Tua hingga Sunda Kelapa.

    “Pemprov DKI Jakarta akan memfasilitasi berbagai regulasi, anggaran, pemikiran, pelibatan instansi pemerintah daerah dan pemanfaatan aset BUMD / Pemerintah Daerah untuk memastikan suksesnya transformasi Kota Tua menjadi Sunda Kelapa,” pungkas Anies.

    sumber: Antara




    Source