Antisipasi Mudik Lebaran, Kementerian Perhubungan akan memblokir lebih dari 300 lokasi

Laporan Jurnalis Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan untuk menindaklanjuti larangan mudik Lebaran 2021 yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy beberapa waktu lalu, Kementerian Perhubungan segera berkoordinasi dengan Polisi untuk melakukan penyumbatan jalan.

“Kami berkoordinasi dengan polisi dan polisi lalu lintas bahwa kami akan melarang keras mudik dan akan melakukan isolasi di lebih dari 300 lokasi,” ujarnya usai rapat paripurna kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/4/2021). .

Baca juga: Pakar: Perlu Meningkatkan Pengujian Covid-19 untuk Memutuskan Kebijakan Mudik ke Sekolah Tatap Muka

Pihaknya, kata Budi, mengimbau masyarakat untuk menunda mudik lebaran tahun ini. Pemerintah akan menindak kendaraan polisi pribadi yang kedapatan mengangkut orang hilir mudik.

“Kami juga melihat penggunaan pribadi, bahkan mobil plat hitam, truk plat hitam, kami akan mengambil tindakan tegas jika itu dilakukan,” ujarnya.

Budi kembali menjelaskan mengapa pemerintah melarang komunitas mudik pada Idul Fitri 2021. Budi mengatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, mudik akan menyebabkan lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: Menhub: Jika tidak ada larangan, potensi mudik saat lebaran bisa mencapai 81 juta orang

“Pada Januari setelah mudik Natal misalnya, terjadi peningkatan bahkan lebih dari 100 tenaga kesehatan meninggal dunia,” ujarnya.

Dampak mudik tahun lalu tidak hanya pada peningkatan kasus Covid-19, tetapi juga pada tingkat pengisian tempat tidur rumah sakit, dan angka kematian akibat terpapar virus Corona.

“Bahkan ada lebih dari 100 kematian Nakes,” katanya.




Source