AP I: Akses Flyover Bandara Ahmad Yani Hampir Selesai

    Pengerjaan akses jalan layang menuju Bandara Ahmad Yani ditargetkan selesai pada Agustus 2021.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Utama Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan aksesibilitas Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang akan semakin mudah dan lancar. Hal ini seiring dengan hampir rampungnya akses jalan layang sepanjang 1,2 kilometer dan lebar 10,25 meter.

    “Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang akan segera terkoneksi dengan flyover langsung dan khusus menuju pusat Kota Semarang,” kata Faik Fahmi dalam keterangannya, Minggu (8/8).

    Faik menjelaskan, akses jalan layang menuju bandara akan semakin memudahkan dan memperlancar mobilitas masyarakat dari dan menuju pusat kota Semarang, tanpa khawatir terhalang kemacetan dan potensi banjir saat musim hujan. Menurut dia, hingga 31 Juli progres akses bandara flyover sudah mencapai 93,26 persen dan ditargetkan selesai Agustus 2021.

    Titik awal jalan layang ini dari Jalan Anjasmoro melintasi Jalan Arteri Yos Sudarso dan membentang hingga Jalan Madukoro. Sebelumnya, akses terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang masih bercampur dengan lalu lintas lokal dan lalu lintas ke perumahan di sekitar bandara sehingga kelancaran mobilitas dari bandara berpotensi terganggu.

    Dengan adanya akses langsung flyover ke bandara, kata dia, titik-titik kemacetan seperti di kawasan Puri Anjasmoro bisa dihindari sehingga mobilitas dari dan ke bandara lebih lancar. Selain itu, pembangunan flyover ini untuk menunjang kawasan wisata dan kuliner di sekitar akses jalan menuju bandara,” ujarnya.

    Ia menambahkan, terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang mengadopsi konsep eco-airport dan floating airport ini resmi beroperasi sejak Juni 2018. Terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki luas 58.652 meter persegi. atau hampir sembilan kali lebih luas dari luas terminal bandara lama yang dibangun. hanya 6.708 meter persegi, mampu menampung 7 juta penumpang per tahun atau 19 ribu penumpang setiap hari.

    Sedangkan kapasitas terminal lama hanya 800 ribu penumpang per tahun. Selain memiliki 30 unit konter check-in untuk mempercepat pelayanan kepada penumpang maskapai, Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani juga dilengkapi tiga unit garbarata.

    Luas apron baru mencapai 72.522 meter persegi yang dapat menampung 13 pesawat narrow body atau konfigurasi sepuluh pesawat narrow body dan dua pesawat kargo berbadan lebar.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qxhjti383/ap-i-jalan-layang-akses-bandara-ahmad-yani-hampir-rampung