Apakah Aman Mengandalkan Kopi Untuk Begadang Semalaman?

    Secangkir kopi sering diandalkan untuk begadang mengerjakan tugas.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Secangkir kopi bisa membuat seseorang terjaga sepanjang malam untuk menyelesaikan suatu tugas. Atau, sebagai persiapan untuk tugas yang menantang di hari berikutnya.

    Menurut penulis studi Kimberly Fenn, seorang profesor kognisi dan ilmu saraf kognitif di Michigan State University, kafein atau kandungan dalam kopi kemungkinan dapat meningkatkan suasana hati dan kewaspadaan seseorang. Selain itu, juga dapat membantu tingkat fokus seseorang untuk melakukan tugas-tugas sederhana. Namun, ternyata sedikit membantu untuk membantu meningkatkan tugas yang lebih kompleks.

    “Kafein tidak dapat menggantikan tidur malam, dan sangat penting bahwa individu memprioritaskan tidur dan jika mereka harus bertahan malam tanpa tidur, mereka mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan dan menghindari mengemudi mobil atau melakukan tugas berisiko tinggi,” kata Fenn. upi.com, Minggu (6/6).

    Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang apakah kafein bermanfaat bagi orang yang mengalami kurang tidur, peneliti meminta lebih dari 275 orang untuk menyelesaikan tugas dalam waktu singkat. Akibatnya, orang begadang semalaman di lab atau tidur di rumah.

    Di pagi hari, semua peserta mengambil kapsul yang mengandung 200 miligram kafein atau plasebo dan menyelesaikan tugas mereka masing-masing. Secangkir kopi biasa 8 ons mungkin mengandung 75 hingga 120 mg kafein.

    Padahal, mencoba begadang dengan kopi agar lebih fokus keesokan harinya bisa dibilang mitos. Di sisi lain, tidur yang berkualitas adalah kunci untuk bisa fokus dan produktif dalam aktivitas sehari-hari.

    Kurang tidur dapat mengganggu kinerja pada kedua tugas tersebut. Kafein membantu orang berhasil dalam menyelesaikan tugas yang lebih mudah, tetapi tidak lebih sulit, menurut penelitian tersebut.

    “Jika Anda kurang tidur, menggunakan kafein hanya akan membantu Anda dengan waktu reaksi, bukan dengan mengingat langkah-langkah yang perlu Anda ambil dalam suatu prosedur,” kata Michael Breus, ahli obat tidur dan psikolog klinis di Los Angeles yang tidak memiliki hubungan dengan studi.

    Temuan itu dipublikasikan di Jurnal Psikologi Eksperimental: Pembelajaran, Memori, dan Kognisi. Pakar lain yang bukan bagian dari penelitian juga menunjukkan bahwa kurang tidur berbahaya, terutama dalam jangka panjang.

    Pakar obat tidur Dr Raj Dasgupta, asisten profesor kedokteran klinis. di Keck School of Medicine di University of Southern California, dan juru bicara American Academy of Sleep Medicine mengatakan begadang semalaman adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan untuk mengerjakan ujian dengan baik.

    “Anda membutuhkan kualitas tidur yang baik dan nyenyak jika Anda sedang mengikuti ujian atau melakukan tugas yang rumit di tempat kerja,” katanya.

    Studi baru hanya melihat bagaimana kafein melawan satu malam kurang tidur, tetapi kurang tidur sering memiliki dampak kronis. Thomas Roth, direktur Sleep Disorders and Research Center di Henry Ford Health System, menjelaskan bahwa jika Anda tidur lima jam semalam, orang menumpuk utang tidur, jadi kopi membantu pada hari pertama, itu akan membantu lebih sedikit pada hari kelima karena orang menumpuk lebih banyak hutang tidur. .

    Orang juga akan mengembangkan toleransi terhadap kopi dan membutuhkan lebih banyak kopi dapat meningkatkan risiko efek samping. Menurut Dr. Camilo Ruiz, direktur medis di Spesialis Tidur dan Penyakit Dalam di Fort Lauderdale, Florida, kafein telah digunakan sebagai stimulan sementara untuk meningkatkan perhatian selama bertahun-tahun.

    “Namun, efeknya berumur pendek dan efek samping seperti jantung berdebar, gelisah dan buang air kecil meningkat, untuk beberapa nama, bisa lebih buruk daripada kurangnya perhatian atau kantuk itu sendiri,” katanya.



    https://www.republika.co.id/berita/quac8d463/amankah-mengandalkan-kopi-demi-terjaga-sepanjang-malam