Arab Saudi Buka 25 Jalur Baru di Masjidil Haram

    IHRAM.CO.ID, JEDDAH – Kepresidenan Umum Arab Saudi untuk Urusan Dua Masjid Suci telah mengalokasikan 25 lajur baru di halaman Mataf Masjidil Haram di Makkah, termasuk empat untuk jemaah lansia dan difabel. Kenaikan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana pengelolaan keramaian di tengah pandemi COVID-19. Pihak berwenang juga akan menerapkan semua tindakan pencegahan dan kesehatan preventif untuk menghentikan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui udara di jalur baru halaman.

    Nizar Alaa El-Din, asisten sekretaris jenderal kepresidenan untuk urusan pengelompokan dan manajemen kerumunan, mengatakan bahwa kepresidenan mengelola kelompok peziarah berdasarkan banyak faktor dan tujuan, dan menggunakan pengalaman panjangnya untuk berkoordinasi dengan pihak lain dan mencapai komunikasi yang efektif dengan semua pihak. kelompok yang bekerja di Masjidil Haram. Haram. Dia menambahkan bahwa kepresidenan telah mendapat manfaat dari berbagai studi dan mekanisme yang telah membantu membangun masuk dan keluar yang lancar dan terorganisir di kuil. El-Din mengatakan bahwa dengan menyelenggarakan haji dan umrah setiap tahun, Arab Saudi telah mencapai ketenaran global untuk standarnya dalam mengangkut, melindungi, dan mengelola kerumunan.

    Kepresidenan juga mengumumkan bahwa mereka telah mengalokasikan 17 pintu masuk untuk menerima jemaah dan peziarah, lebih dari 100 penjaga telah dipekerjakan di tempat-tempat yang ditentukan. Fahd Al-Maliki, direktur Departemen Gerbang di Masjidil Haram, mengatakan pintu-pintu itu dilengkapi dengan sinyal cahaya dan panel pemandu yang mengarahkan orang ke tempat-tempat kosong di dalam masjid.

    Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci juga telah membuka 4 pintu masuk tambahan dan mengalokasikan 8.000 kendaraan di Masjidil Haram untuk menjamin kemudahan dan kenyamanan jemaah umrah. Pembukaan pintu masuk tambahan dan penambahan jumlah kendaraan membuat pelaksanaan umrah menjadi lebih mudah, terutama bagi jemaah haji lanjut usia dan jemaah difabel. Pintu masuk yang dibuka adalah pintu masuk Shubaika, tangga Arqam, pintu masuk Al-Marwa, dan di atap lapangan Al-Qashashiya. Sementara itu, titik distribusi kendaraan telah dibagi dan ditempatkan di tiga pintu masuk untuk mematuhi langkah pencegahan virus corona.

    Direktur Kementerian Perhubungan Bergerak Ahmed Al-Mekati mengatakan lebih dari 5.000 kendaraan reguler dan 3.000 kendaraan listrik dialokasikan untuk para peziarah. Poster akan dipasang untuk memastikan bahwa pengunjung menjaga jarak sosial dan kursi roda akan dibersihkan setelah digunakan, sesuai dengan metode pencegahan. Direktur mencatat lebih dari 180 staf, mulai dari pengawas, teknisi, dan manajer siap melayani jamaah. Anggota staf akan bekerja dalam empat shift berbeda dengan mempertimbangkan waktu sibuk untuk memberikan standar kualitas layanan tertinggi.

    Sementara itu, Kepresidenan Umum Urusan Masjid Nabawi mengatakan pihaknya menggandakan kerja lapangannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung Masjid Nabawi selama hari ke-9, 10 dan 11 bulan berkah Muharram, yang berakhir pada hari Jumat.

    Layanan tersebut antara lain menyediakan air Zamzam untuk jamaah dan mereka yang berpuasa di Masjid Nabawi.



    https://www.ihram.co.id/berita/qy52yz430/arab-saudi-buka-25-jalur-baru-di-masjidil-haram