Azis Syamsuddin Minta Tata Cara Standar Sholat Tarawih dan Idul Fitri Disebarluaskan

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengizinkan pelaksanaan sholat tarawih dan sholat Idul Fitri 1442 Hijriyah berjamaah di tengah larangan mudik lebaran. Hal tersebut diatur melalui Surat Edaran Kementerian Agama (SE) Nomor 3 Tahun 2021.

    Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mendorong Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mensosialisasikan standar dan tata cara pelaksanaan tarawih berjamaah dan sholat Idul Fitri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat (prokes).

    Baca juga: Panduan Lengkap Ibadah di Bulan Ramadhan 2021 dari Kementerian Agama: Aturan Buka Puasa Bersama, Sholat Idul Fitri

    “Kami mendorong Kementerian Agama, Satgas Penanganan Covid-19, dan Pemerintah Daerah bersama aparat keamanan untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala selama shalat tarawih berjamaah,” jelas Azis Syamsuddin, Selasa (6/4 / 2021).

    Baca juga: Kementerian Agama: pengajian selama Ramadhan di masjid, maksimal 15 menit

    Kementerian Agama, Satgas Penanganan Covid-19, dan pemerintah daerah juga perlu meningkatkan himbauan kepada jemaah untuk terus mematuhi program kesehatan dan mematuhi semua himbauan yang diberikan untuk mencegah cluster baru penyebaran virus. Covid19.

    “Dan yang tak kalah pentingnya, dewan kemakmuran masjid (DKM) memberikan fasilitas prokes dan mengatur jarak warga saat tarawih jamaah dan sholat Idul Fitri,” jelas Azis dalam keterangannya.

    Terakhir, mendorong Pemerintah Daerah dan Satgas Covid-19 untuk menghentikan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah jika ditemukan kasus baru saat pelaksanaan shalat tarawih berjamaah. (KAMI)




    Source