Bagaimana Rizky Kinos mengajari anaknya yang berumur 4 tahun untuk berpuasa, mulai jam 7 pagi

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak cara orang tua mengenalkan puasa kepada anaknya.

Mulai dari memberikan pembekalan tentang apa itu puasa, melatih anak berpuasa setengah hari, melatih anak berpuasa sehari penuh hingga magrib, dan lain sebagainya.

Bahkan, ada orang tua yang memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atau motivasi kepada anaknya karena telah berhasil berpuasa.

Baca juga: Jalankan Puasa Ramadhan, Rizky Kinos dan Nycta Gina Bagikan jadwal mengasuh anak

Baca juga: Tampil kompak rutin, Rizky Kinos mengaku sudah dua tahun berpisah ranjang dengan Nycta Gina

Seniman Rizky Triyantono atau yang lebih dikenal dengan Rizky Kinos juga pernah mengajarkan puasa kepada kedua anaknya yaitu Adhya Semesta Trinycta atau Uta dan Lembaran Putih Trinycta Uti.

Uta yang berusia 4 tahun dan atau Uti yang berusia 3 tahun, tentunya memiliki karakter yang berbeda-beda saat menjalani puasa Ramadhan.

“Udah (ajarkan puasa) jadi yang paling besar berumur 4 tahun, yang kecil baru berumur 3 tahun,” kata Kinos saat ditemui di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (21/4/2021).

Pria berusia 35 tahun ini juga melatih anak-anaknya dengan menentukan waktu yang tepat atau setengah hari bagi mereka untuk belajar berpuasa.

Nycta Gina, Rizky Kinos dan kedua anaknya (Instagram / @missnyctagina)

Berbeda dengan puasa biasa yaitu sahur dini hari dan buka puasa saat adzan maghrib, suami Nycta Gina memiliki pola waktu tersendiri untuk mengajari anaknya berpuasa.

“Jadi mereka puasa setelah sarapan jam 7 atau setengah delapan, tidak makan dan minum lagi sampai jam 12 siang, terus puasa lagi sampai jam 6,” ucapnya.

Memang banyak kendala yang ia alami dalam mengajari buah hatinya berpuasa, apalagi anak keduanya Uti masih cukup muda.

“Kalau yang besar alhamdulillah lancar jalannya, sama semangatnya sama senangnya. Kalau yang kedua masih ‘gamau ah haus ya mau minum’ semuanya,” imbuh Kinos.

Selain itu, tujuannya adalah untuk mengenalkan puasa kepada anak-anaknya, jika kelak mereka akan tahu dan bisa berpuasa di bulan Ramadhan.

“Masih proses belajar dan usia mereka masih kecil. Yang penting kita (orang tua) sudah mengenalkannya dulu supaya mereka peduli, sadar, tahu ada yang namanya puasa yang harus mereka lakukan suatu saat nanti. , “pungkasnya.




Source