Bandara Bahrain Izinkan Pesawat untuk Mengangkut Pengungsi Afghanistan

    Bandara Bahrain Izinkan Pesawat untuk Mengangkut Pengungsi Afghanistan

    REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI — Kerajaan Bahrain mengizinkan pesawat AS menggunakan bandaranya untuk tujuan transit selama evakuasi dari Afghanistan. Langkah ini diambil setelah AS menghadapi masalah dalam proses evakuasi di Qatar.

    “(Kerajaan Bahrain) mengizinkan penerbangan menggunakan fasilitas transit di Bahrain,” bunyi pernyataan resmi dari Kerajaan Bahrain yang dirilis Sabtu (21/8) pagi seperti dikutip Berita Arab.

    Bahrain, sebuah negara kepulauan di Teluk Arab, adalah rumah bagi Armada ke-5 Angkatan Laut AS. Pernyataan itu dirilis ketika Amerika Serikat bingung tentang kepadatan Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar oleh warga sipil yang telah meninggalkan Afghanistan sejak Jumat.

    Kerajaan Bahrain juga mengatakan berharap semua pihak akan menstabilkan situasi internal (di Afghanistan). Semua pihak juga diminta untuk “melindungi kehidupan warga sipil dan supremasi hukum.”

    Afghanistan telah berada dalam kekacauan dalam seminggu terakhir setelah Taliban mengambil alih pemerintah. Warga sipil Afghanistan melarikan diri ke berbagai negara karena takut akan cara Taliban memerintah, seperti pada tahun 1996-2001. Saat itu, Taliban menerapkan syariat Islam secara ketat dan mendiskriminasi kelompok minoritas.



    https://www.republika.co.id/berita/qy6yre430/bandara-bahrain-izinkan-pesawat-angkut-pengungsi-afghanistan