Banyak Yang Mendesak Herry Wirawan Dihukum Kebiri, Akankah Efektif? Ini tanggapan KPAI

    TRIBUNNEWS.COM – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti juga menanggapi isu banyaknya hukuman kebiri bagi pelaku pemerkosaan puluhan mahasiswi di Bandung, Herry Wirawan (36).

    Retno memahami desakan masyarakat agar pelaku dihukum berat, termasuk pengebirian.

    “Kami mengerti betapa marahnya orang-orang karena mereka menganggap tindakan ini barbar, tidak hanya eksploitasi seksual, ada juga tuduhan ekonomi, tentu wajar jika orang meminta hukuman seberat-beratnya.”

    “Tadi ada pemberatan hukuman sepertiga karena dia orang terdekat korban, dan ada juga soal hukuman tambahan yaitu kebiri, kami memahami masyarakat seperti itu,” kata Retno, dikutip dari Youtube tvOne, Minggu (12/12/2021).

    Meski demikian, Retno menjelaskan bahwa kebiri termasuk dalam hukuman tambahan.

    Artinya pelaku harus melaksanakan pidana pokok terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan pidana tambahan.

    Retno Listyarti (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

    “Saya pribadi dan secara institusi tentunya (perbuatan pelaku) adalah sesuatu yang sulit untuk kita maafkan.”

    “Tapi kalau soal hukuman tentang kebiri, prakteknya juga hukum tambahan, jadi hukuman pokok dilakukan dulu, baru bisa dilakukan hukuman tambahan,” jelasnya.

    Kemudian, Retno juga mengatakan bahwa kebiri kimia berkaitan dengan hormon.

    Menurutnya, jika pelaku melakukan perbuatan bejat bukan berdasarkan hormon, maka hukumannya menjadi kurang efektif.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/12/12/ramai-desakan-herry-wirawan-dihukum-kebiri-apakah-akan-efektif-ini-tanggapan-kpai