Bapenda Benahi Tiga Pasar Kecamatan Senilai 3,4 Miliar

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dalam tahun anggaran 2019 ini, Pemda Sumbawa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) selain mengalokasikan biaya pembangunan bagi pasar Seketeng Sumbawa Besar senilai Rp 54 Miliar lebih, juga melakukan pembenahan atas tiga pasar potensial yang berada pada tiga Kecamatan yakni pembenahan lanjutan Pasar Utan, pasar Alas dan pasar Empang dengan menyerap anggaran mencapai sekitar Rp 3,4 Miliar lebih, ungkap Kabid Pasar Bapenda Sumbawa Sirajuddin S.Sos ketika dicegat Gaung NTB sesuai ekspose PCM pasar Seketeng dengan T4D di rumah Manggis 7 Kejari Sumbawa Senin (01/07) kemarin.

Dijelaskan, sesuai dengan rencana penandatangan kontrak bagi ketiga pasar Kecamatan tersebut dimulai 10 Juli – 26 Juli mendatang, dengan rincian biaya yang diserap bagi kanjuutan pembangunan pasar Utan sebesar Rp 1,146 Miliar, pasar Alas sebesar Rp 1,346 Miliar dan pasar Empang sebesar Rp 955 Juta dengan nilai total secara keseluruhan mencapai sekitar Rp 3,4 Miliar lebih, dimana perusahaan pemenang tender dari ketiga pasar tersebut telah ditetapkan pemenangnya oleh Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (ULPBJP) Setda Sumbawa, tukasnya.

Saat ini terang Sirajuddin, kami tinggal menunggu pengirim berkas dokumen tender dari ULPBJP guna ditindaklanjuti bagi pembuatan dokumen kontrak dengan perusahaan pemenang tender, sehingga diharapkan pelaksanaan pekerjaan pembangunan fisiknya sudah dapat dilaksanakan hingga tuntas pembangunannya sampai akhir Desember mendatang.

Sirajuddin juga menjelaskan, khusus untuk pembenahan lanjutan pasar Utan adalah pembenahan lantai yakni pemasangan keramik, pembuatan meja penjualan untuk pedagang ikan dan pembuatan Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) ikan, dan untuk pasar Alas pekerjaan pokoknya adalah lapak diubah yang dulunya menggunakan kayu dirubah dengan konstruksi baja dengan lokasi berada dibelakang pasar Alas seperti yang dibuat pada pasar Brang Biji Sumbawa, dengan luas areal lapak 17 x 25 meter sehingga memiliki daya tampung bagi pedagang mencapai sekitar 80-an orang yang diharapkan sejumlah pedagang yang berjualan diruas jalan depan pasar dapat masuk kedalam lapak untuk melakukan aktivis berjualan, sehingga paling tidak kemacetan lalulintas yang kerapkali terjadi didepan pasar Alas dapat diatasi dengan baik, ujarnya.

Sedangkan untuk pasar Empang akan ditata dengan pemasangan paving block bagi jalannya dan pemeliharaan lapak ikannya dengan membuat IPAL dan perbaikan atap yang cocor, sehingga jalan didalam pasar yang selama ini mengalami becek dan kumuh dapat ditata dengan rapi dan apik, karena itu dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, agar apa yang menjadi program pemerintah dapat terwujud dengan baik sebagaimana yang diharapkan, kata Kabid Pasar Sirajuddin