Batam Goodway Hotel milik Benny Tjokro juga disita terkait kasus Asabri

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Igman Ibrahim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kejaksaan RI kembali menyita sejumlah aset milik tersangka kasus korupsi PT Asabri (Persero). Ini untuk mengganti kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp. 23,7 triliun.

    Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah mengatakan aset yang disita penyidik ​​kali ini adalah hotel Goodway milik tersangka Benny Tjokrosaputro. Lokasi hotel ini memang dikenal berada di Batam.

    Yang jelas progresnya ada penambahan penyidik ​​untuk menyita Hotel Goodway di Batam, kata Febrie di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (19/4/2021) malam.

    Baca juga: Pertamina akan dipanggil setelah kapal Aquarius LNG disita, tersangka Asabri mengalami kebocoran pipa.

    Namun, Febrie mengaku penyidik ​​masih belum bisa banyak bicara soal nilai aset hotel milik Benny Tjokrosaputro.

    “Soal kepemilikan Benny Tjokro, nilainya akan kami hitung ulang,” jelasnya.

    Di sisi lain, pihaknya juga mengincar aset Benny Tjokrosaputro lainnya. Aset kali ini berupa bangunan di sekitar Bandung.

    Meski begitu, aset tersebut masih dalam proses penyitaan oleh penyidik.

    “Terus ada bangunan di Bandung, kita baru minta izin (sita) ya. Itu juga terkait dengan Benny Tjokro,” ucapnya.

    Sebelumnya, Kejagung RI menyebut pihaknya telah menghitung taksiran nilai aset tersangka korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri (Persero) yang disita penyidik.

    Baca juga: Asabri Tersangka Sita Harta Kekayaan Negara Belum Mencapai 50 Persen




    Source