Bawaslu Segera Rekrut Supervisor PSU Sabu Raijua

    Jumlah pengawas yang dibutuhkan sebanyak 180 orang.

    REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan segera merekrut tim pengawas pemungutan suara ulang (PSU) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rekrutmen dilakukan untuk mendukung implementasi PSU.

    “Sesuai perintah Mahkamah Konstitusi terkait penyelesaian sengketa pemilu di Kabupaten Sabu Raijua,” kata Koordinator Bidang dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Provinsi NTT, Jemris Fointuna saat dihubungi di Kupang, Sabtu (24/4). .

    Jemris mengatakan hal itu terkait pelaksanaan PSU Pilkada di Kabupaten Sabu Raijua pada 7 Juli lalu. Ia mengatakan, Bawaslu di Kabupaten Sabu Raijua melakukan beberapa tahapan sesuai Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sabu Raijua, yakni mengamati data pemilih pada 22-30 April 2021.

    Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua langsung merekrut panitia pengawas AD hoc mengawasi seluruh proses tahapan pemungutan suara ulang yang dijamin oleh Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, pengawas PSU di Sabu Raijua terdiri dari 18 pengawas, 63 pengawas pemilu di desa / kelurahan.

    Dikatakannya, pengawas di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) dibutuhkan hingga 180 orang. Proses rekrutmen akan segera dilakukan dan Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua untuk sementara membuat jadwal rekrutmen bagi pengawas yang dibutuhkan, ucapnya.

    Jemris mengatakan, selain itu, Bawaslu bersama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua sedang membahas anggaran yang dibutuhkan Bawaslu untuk pelaksanaan PSU. “Anggaran yang dibutuhkan Bawaslu masih dalam pembahasan dengan pemerintah. Kami berharap segera ditentukan agar berbagai tahapan terkait pengawasan bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.




    Source