Belajar bahasa Indonesia di Smart Library KBRI Canberra

Perpustakaan ini bisa menjadi jawaban atas tantangan belajar bahasa Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Untuk memudahkan pembelajaran bahasa Indonesia di Australia, KBRI Canberra dan Gramedia telah menyiapkan perpustakaan pintar atau perpustakaan pintar.

Menurut Konsul Jenderal RI Sydney Heru Hartanto Subolo, penyediaan perpustakaan pintar ini bisa menjadi jawaban atas tantangan pembelajaran bahasa Indonesia di Australia pada umumnya.

Hal senada juga disampaikan Kestity Pringgoharjono, Kepala Pusat Bahasa dan Kebudayaan Indonesia (BBBI) New South Wales yang juga penggagas ide kerjasama ini sejak sembilan bulan lalu antara KBRI Canberra, RI. Konsulat Jenderal di Sydney, dan Gramedia.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung guru dan guru bahasa Indonesia yang kesulitan mendapatkan materi pengayaan pengajaran, terutama sejak era pandemi,” kata Kestity saat menjelaskan tantangan belajar bahasa Indonesia di Australia dalam siaran pers yang diterima. Republika, Sabtu (24/4).

Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang dilakukan secara online oleh Top Education and Culture for Australia M. Imran Hanafi, mewakili KBRI Canberra dan Direktur Operasional PT Gramedia Asri Media Victorinus Sugiarto pada Kamis (15). / 4).

Kedua pihak sepakat bahwa Gramedia Smart Library diharapkan dapat mendukung pembelajaran budaya dan bahasa Indonesia dengan memberikan kemudahan akses berbagai konten digital yang interaktif dan menarik bagi generasi muda Australia.

Direktur Operasional Gramedia Victorinus Sugiarto juga menjelaskan bahwa Gramedia Smart Library merupakan platform perpustakaan digital yang menjawab kendala tempat, jarak, waktu, dan biaya dalam pengadaan buku fisik sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia di Australia selama ini.

Maka, tambahnya, dengan adanya Gramedia Smart Library ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pembaca dan guru untuk menyediakan media pembelajaran baru untuk melakukan evaluasi bersama. Gramedia Smart Library juga menjadi wadah untuk memperkenalkan karya-karya terbaik sastrawan Indonesia dengan segala budayanya.

“Apresiasi penulis Indonesia yang dengan kolaborasi ini, karyanya sudah ‘resmi’ dikerjakan go internationalIni merupakan kebanggaan dan mendorong kami untuk terus bekerja, ”kata Victorinus.

sumber: siaran pers




Source