Berani Menyebarkan Hoax tentang Covid-19, Siap Ditindak Tegas

TRIBUNNEWS.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menindak tegas pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait Covid-19.

Hal itu diungkapkan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto kepada seluruh jajarannya, Selasa (20/7/2021).

“Kalau pelanggaran person to person menerapkan RJ (restorative justice) dan SE Kapolri, tapi kalau mengganggu upaya pemerintah dalam penanganan COVID, ini tindakan tegas,” kata Agus, dikutip dari polri.go.id.

“Jangan sampai komunitas ini dibingungkan dengan banyaknya hoax yang berkembang di masyarakat,” lanjut Agus.

Selain urusan hoaks, Agus juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan penyerapan belanja modal di provinsi, kabupaten, dan kota.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polri Komjen Agus Andrianto (IST)

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang Seminggu, 26 Juli Mulai Dilonggarkan

Menurut Agus, dalam menangani pandemi COVID-19, masih banyak provinsi yang ragu menyerap anggaran dan belanja modal.

Karena itu, dia meminta Bareskrim benar-benar bijaksana dalam menangani kasus terkait hal ini.

“Kalau ada kesalahan sedikit agar ditangani dengan bijak, yang terpenting ekonomi negara berputar, anggaran bisa terserap dengan baik.”

“Pemantauan dan pengamanan penyerapan anggaran ini bisa bekerja sama dengan Forkopimda dan kementerian/lembaga,” kata Agus.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Komjen Agus telah menginstruksikan dirinya untuk memberikan bantuan kepada kepala daerah agar tidak segan-segan menyerap anggaran.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pria Pontianak, Sebarkan Hoax, Kerusuhan Pasar Plamboyan Saat Penegakan PPKM



https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/21/berani-sebar-hoax-soal-covid-19-siap-siap-ditindak-tegas-polri