Berbagai Cara Bangun Sahur di Era Awal Islam

Ada sejumlah tradisi yang bisa dilakukan untuk bangun sahur

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh KH Ma’ruf Khozin

Berbagai cara membangunkan sahur yang kita temui saat ini sebenarnya sudah terjadi sejak masa awal Islam.

Beberapa cara bangun sahur seperti yang disampaikan oleh Syekh Athiyah di Fatawa Al-Azhar 8/284:

1. Berjalan-jalan

ﻟﻤﺎ ﺟﺎء ﺇﻟﻰ ﻣﺼﺮ ﻋﺘﺒﺔ ﺑﻦ ﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭاﻟﻴﺎ ﻣﻦ ﻗﺒﻞ اﻟﺨﻠﻴﻔﺔ اﻟﻌﺒﺎﺳﻰ اﻟﻤﻨﺘﺼﺮ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻗﺎﻡ ﻫﻮ ﺑﺎﻟﺘﺴﺤﻴﺮ ﺳﺎﺋﺮا ﻋﻠﻰ ﻗﺪﻣﻴﻪ ﻣﻦ ﻣﺪﻳﻨﺔ اﻟﻌﺴﻜﺮ ﻓﻰ اﻟﻔﺴﻄﺎﻁ ﺣﺘﻰ ﺟﺎﻣﻊ ﻋﻤﺮﻭ ﺑﻦ اﻟﻌﺎﺹ ﻭﻛﺎﻥ ﺫﻟﻚ ﺳﻨﺔ 238 ﻫـ

“Ketika Utbah bin Ishaq datang ke Mesir sebagai Gubernur di era Abbasiyah, Khalifah Muntasir Billah, dia berjalan kaki untuk mengambil sahur dari Fustat ke Masjid Jami ‘Amr bin Ash pada tahun 238 H”

2. Mengumumkan di masjid

ﻭﻛﺎﻥ اﻟﺰﻣﺰﻣﻰ ﻳﺘﻮﻟﻰ اﻟﺘﺴﺤﻴﺮ ﻓﻰ ﺻﻮﻣﻌﺘﻪ ﺑﺄﻋﻠﻰ اﻟﻤﺴﺠﺪ ﻭﻣﻌﻪ ﺃﺧﻮاﻥ ﺻﻐﻴﺮاﻥ ﻳﻘﻮﻝ: ﻳﺎ ﻧﻴﺎﻣﺎ ﻗﻮﻣﻮا ﻟﻠﺴﺤﻮﺭ

“Zamzami membangunkan sahur dari atas masjid, ditemani oleh 2 anak kecil, dia mengumumkan:” Orang yang sedang tidur! Bangun untuk Sahur! “

3. Nyanyikan ayat-ayatnya

ﻓﻜﺎﻥ ﺃﻫﻞ ﻣﺼﺮ ﺃﻭﻝ ﻣﻦ اﺑﺘﻜﺮﻭا “اﻟﺒﺎﺯﺓ” ﻣﻊ اﻷﻧﺎﺷﻴﺪ ، ﻭﻳﻘﻮﻡ ﻋﺪﺓ ﺃﺷﺨﺎﺹ ﻣﻌﻬﻢ ﻃﺒﻞ ﺑﻠﺪﻯ

“Dia orang Mesir pertama yang menyanyikan Bazah di pagi hari dan orang-orangnya memakai genderang.”

4. Menggunakan lentera

ﻭﺷﺎﻫﺪ اﺑﻦ ﺑﻄﻮﻃﺔ ﻓﻰ ﺭﺣﻠﺘﻪ ﻭﺭﺃﻯ ﻓﻰ اﻟﺤﺮﻡ اﻟﻤﻜﻰ اﻻﺣﺘﻔﺎﻝ ﺑﺮﻣﻀﺎﻥ ، ﻭﻗﺎﻝ: ﻛﺎﻧﻮا ﻳﻌﻠﻘﻮﻥ ﻗﻨﺪﻳﻠﻴﻦ ﻟﻠﺴﺤﻮﺭ ﻟﻴﺮاﻫﻤﺎ ﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﺴﻤﻊ اﻷﺫاﻥ ﻟﻴﺘﺴﺤﺮ

“Ibnu Batutah menyaksikannya dalam petualangannya dan menemukan ada perayaan Ramadhan di Mekah. Mereka menggantungkan dua buah lampion untuk sahur agar orang yang tidak mendengar adzan bisa melihat lampion tersebut. “

*Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur dan Direktur Aswaja Pusat Pengurus Daerah Nahdlatul Ulama Jawa Timur




Source