Berkaca pada Kasus Paul Zhang, Apa Dampak Jika Paspornya Dicabut? Ini Kata Pakar Hukum Internasional

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi telah berkoordinasi dengan Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk mencabut paspor Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soejomoeljono.

    Jozeph adalah tersangka penodaan agama yang kini masuk dalam daftar buronan polisi (DPO).

    Jika paspor Paul Zhang dicabut, apa dampaknya?

    Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan, pencabutan atau pencabutan paspor Paul Zhang akan memudahkan polisi menangkapnya di luar negeri.

    Baca juga: Kabareskrim Pertimbangkan untuk Tidak Mencabut Paspor Jozeph Paul Zhang

    Ia juga mengutip Pasal 31 ayat 1 UU Imigrasi yang mendasari penarikan paspor.

    Pasal itu berbunyi, “Pasal 31 (1) Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk berwenang mencabut atau mencabut paspor biasa, dokumen perjalanan seperti paspor, dan dokumen perjalanan lintas batas atau lintas batas yang telah dikeluarkan.

    (2) Menteri Luar Negeri atau pejabat yang ditunjuk berwenang mencabut atau mencabut Paspor diplomatik dan Paspor dinas.

    (3) Penarikan Paspor biasanya dilakukan dalam hal: a. pemegangnya telah melakukan tindak pidana atau melanggar peraturan perundang-undangan di Indonesia; atau b. pemegangnya termasuk dalam daftar Pencegahan. “

    Sedangkan penjelasannya, “Ayat (3) Yang dimaksud dengan” melakukan tindak pidana atau melanggar peraturan perundang-undangan di Indonesia “adalah setiap warga negara Indonesia yang diduga melakukan perbuatan yang merugikan negara dan / atau melanggar hukum. hukum yang dipidana oleh 5 lima) tahun atau lebih yang masih berada di Wilayah Indonesia atau berada di luar Wilayah Indonesia.

    Penarikan Paspor biasa bagi tersangka yang berada di luar negeri harus disertai dengan dikeluarkannya dokumen perjalanan seperti Paspor Republik Indonesia yang akan digunakan dalam rangka pemulangan pelakunya ke Indonesia.




    Source