Berkumur Saat Wudhu di Bulan Ramadhan Bisakah Berbuka Puasa?

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Sebagai muslim, berbagai hal dilakukan agar puasa tetap terjaga dengan maksimal.

Salah satunya adalah menjaga agar puasa tidak batal atau melakukan aktivitas yang mengurangi amalan puasa.

Seperti diketahui, ada sembilan hal yang bisa membuat buka puasa. Yaitu dengan sengaja memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh, memasukkan benda tersebut ke dalam jalur, yang dalam konteks ini adalah alat kelamin dan anus.

Baca juga: Bermesraan dengan pasangan, hingga ciuman di siang hari, bisakah Anda berbuka puasa? Demikian penjelasan Ustaz

Baca juga: Masjid Al Azhom Tangerang Terapkan Prokes Super Ketat Saat Ramadhan, Wudhu Juga Jaga Jarak

Selanjutnya sengaja muntah, senggama, haid dan haid, nifas, gila dan murtad. Sembilan hal itu jika dilakukan bisa membatalkan puasa.

Lalu bagaimana dengan kumur-kumur untuk berwudhu saat berpuasa. Apakah ini termasuk berbuka puasa?

Mengingat bahwa membilas termasuk memasukkan sesuatu ke dalam lubang yang dalam hal ini adalah mulutnya.

Padahal berkumur adalah sunnah dalam berwudhu. Tentunya sangat disayangkan bila mengurangi sunnah di bulan Ramadhan.

Ilustrasi wudhu (https://raiyanfoundation.com/)

Mengingat semua praktik, ganjarannya berlipat ganda.

Menjawab hal tersebut, Ustad Zulkifli Harza mengatakan bahwa membilas tidak menjadi masalah.

Menurut penjelasannya, jika tidak ditelan dan dilakukan dengan sengaja tidak membatalkan puasa.

Jika berkumur, maka akan batal menghilangkan dahaga saat berpuasa.

Atau ada air yang tertinggal sedikit lalu sengaja ditelan.

“Jangan pasangkan niat dibiarkan sendiri. Nanti puasanya batal. Keluar semua. Padahal ada rasa dingin kalau berkumur itu biasa saja. Tidak masalah,” ujarnya di Tribun Ramadhan. , Rabu (21/4/2021).




Source