BI Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Domestik

Di sisi lain, BI menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan perkembangan tersebut sejalan dengan pantauan indikator ekonomi.

“Kami sampaikan proyeksinya memang turun tapi trennya akan terus naik pada triwulan-triwulan berikutnya,” kata Perry dalam jumpa pers di Rapat Dewan Gubernur BI, Selasa (20/4).

Perry mengatakan, perekonomian masih akan menunjukkan pemulihan yang berkelanjutan. Hal tersebut didukung oleh berbagai kebijakan seperti akselerasi di sisi fiskal serta perbaikan ekspor yang mendukung pertumbuhan Produk Domestik Bruto lebih lanjut.

Berbagai indikator pertumbuhan terus menunjukkan tren yang meningkat. Namun, kata Perry, realisasi indikator konsumsi tidak setinggi perkiraan sebelumnya, sehingga proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 diturunkan menjadi 4,1-5,1 persen dari sebelumnya 4,3-5,3 persen.

“Konsumsi dan ritel mengalami peningkatan, namun laju kenaikan yang kami lihat dengan data terbaru lebih rendah dari perkiraan sebelumnya,” ujarnya.

Faktor konsumsi yang sangat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia ternyata belum mencapai target yang diharapkan. Hal tersebut tidak terlepas dari terbatasnya mobilitas masyarakat meski pemerintah terus menggencarkan upaya vaksinasi.

Perry mengatakan, BI akan terus memantau perkembangan berbagai indikator pertumbuhan di triwulan mendatang. Sementara itu, perekonomian global diperkirakan tumbuh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya dengan proses pemulihan global yang semakin tidak merata antar negara.

Perkembangan tersebut terutama didorong oleh pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan China yang lebih cepat dibandingkan negara lain. Di AS, pemulihan ekonomi diperkirakan lebih kuat sejalan dengan lancarnya proses vaksinasi dan tambahan stimulus fiskal.

Di Tiongkok, pemulihan ekonomi yang lebih tinggi ditopang oleh membaiknya permintaan domestik dan global. Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia telah merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2021 menjadi 5,7 persen, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen.




Source