Biaya Perpanjangan Runway Bandara Sumbawa Dikurangi

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pembangunan dan pembenahan bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar akan terus ditingkatkan sarana prasarana dan sejumlah fasilitas penunjang yang dibutuhkan, termasuk didalamnya pada tahun 2019 ini direncanakan bagi perpanjangan landasan pacu (Runway) dari 1.650 meter mendi panjang 1.800 meter, sehingga kedepan sejumlah pesawat jenis Foker atau Boeing dapat mendarat di tana Samawa tercinta ini, namun jumlah anggarannya dikurangi pemerintah Pusat akibat anggaran yang tersedia sangat terbatas, ungkap Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar Sutarmin dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Senin (25/02) kemarin.
Dijelaskan, memang pada awalnya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan anggaran bagi pembenahan lanjutan Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar termasuk didalamnya perpanjangan landasan pacu (Runway) maupun pembenahan terminal Bandara yang semula mencapai nilai sekitar Rp 23 Miliar, dari hasil revisi yang dilakukan ternyata biayanya dikurangi menjadi total sekitar Rp 21 Miliar atau terjadi pengurangan sekitar Rp 2 Miliar, sebagai akibat keterbatasan anggaran negara, kendati demikian kegiatan proyek tetap jalan tentu dengan melakukan revisi atas berbagai kegiatan misalnya revisi masalah volume, sehingga dapat sinkronisasi dengan anggaran biaya yang tersedia, tukasnya.
Pembangunan dan pembenahan lanjutan bandara Sumbawa tahun 2019 yang merupakan satu-satunya bandara yang berada didaerah ini, terang Kabandara Sutarmin, akan difokuskan pada paket proyek yang dijadikan skla prioritas pembangunannya, yakni proyek pembangunan perpanjangan landasan pacu (Runway) yang semula memiliki panjang 1.650 meter akan ditambah lagi 150 meter, sehingga panjang Runway bandara Sultan Muhammad Kaharuddin menjadi 1.800 meter, serta proyek pembenahan terminal Bandara Sumbawa khususnya bagi penataan interior dan penambahan sarana prasarana dan fasilitas penunjang lainnya yang dibutuhkan.
Ini semua dilakukan, dalam upaya Pemerintah secara bertahap melakukan penataan atas sejumlah infrastruktur yang dibutuhkan, dimana kedepan dengan adanya perpanjangan landasan pacu dimaksud diharapkan akan dapat menunjang arus kelancaran penerbangan dari dari ke Sumbawa, sehingga sejumlah pesawat besar dapat mendarat didaerah ini, guna melayani penumpang yang menggunakan jasa penerbangan, disamping dengan penataan dan pembenahan lanjutan gedung terminal yang lebih representatif akan memberikan dampak bagi pemberian pelayanan terbaik kepada warga masyarakat (penumpang), tukas Sutarmin.
“Seluruh dokumen proyek telah dituntaskan dan kini sedang dilakukan proses bagai pelaksanaan lelang tendernya, sehingga diharapkan program pembenahan lanjutan Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar, optimis suda bisa dimulai kegiatan actionnya mulai April mendatang,” papar Kabandara Sutarmin.