Bidak Inter Milan memang belum sempurna, trofi Liga Champions sulit diamankan

TRIBUNNEWS.COM – Keunggulan Inter Milan di kancah Liga Italia memang benar.

Pencapaian 10 kemenangan beruntun bagi Inter Milan sepertinya sudah cukup membuktikan skuad Antonio Conte lebih unggul dari segi kualitas.

Inter Milan pun melesat jauh meninggalkan para pesaingnya yang masih saling sikut untuk menempati peringkat kedua klasemen Liga Italia.

Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (Penyerang) dan rekan satu timnya bersatu setelah ia membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Torino vs Inter Milan pada 14 Maret 2021 di stadion Olimpiade di Turin. Marco BERTORELLO / AFP (Marco BERTORELLO / AFP)

Baca juga: Inter Milan lupa bagaimana caranya untuk kalah, Nerazzurri sudah terbiasa melihat tim lain menderita

Baca juga: Soal ketertarikan AC Milan, Josip Ilicic memberikan jawaban mengambang, apakah Rossoneri berharap bisa melayang?

Keunggulan 11 poin tim berjuluk Nerazzurri ini membuat peluang mereka meraih Scudetto semakin besar.

Apalagi dengan sisa pertandingan di Liga Italia semakin menipis, otomatis membuat peluang AC Milan, Juventus dan pesaing lainnya semakin menipis.

Namun, kondisi skuad Inter saat ini dinilai masih belum lengkap untuk mengincar gelar Liga Champions.

Antonio Conte masih memiliki kewajiban untuk meningkatkan kualitas Nerazzurri untuk bersaing di level Eropa.

Baca juga: Inter Milan Semakin Mendekati Gelar Scudetto, Antonio Conte Punya Cara Unik Mengekspresikan Emosi

Kegagalan di fase grup Liga Champions musim ini bisa jadi pelajaran berharga untuk membicarakan kualitas tim.

Menurut legenda hidup Inter Milan, Walter Zenga, Nerazzurri juga membutuhkan pemain yang tepat untuk menyelesaikan setiap bidak yang belum terisi.

Zenga menganggap Inter hanya beberapa bagian lagi untuk dapat benar-benar bersaing dengan tim-tim seperti Real Madrid dan Barcelona di Liga Champions.




Source