Bintang NBA ini masih berpuasa di tengah pertandingan yang ketat

    Enes Kanter meniru contoh Hakeem Olajuwon yang tetap berpegang teguh meski bertanding.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Portland Trail Blazers Center Enes Kanter terus berpuasa di bulan Ramadhan tahun ini. Padahal, pihaknya saat ini tengah menjalani padatnya jadwal pertandingan NBA untuk memperebutkan babak tersebut pertandingan ulang.

    Ini bukan kali pertama pemain basket muslim asal Turki ini bermain sambil berpuasa. Pemain yang pernah berkunjung ke Indonesia tahun 2017 ini sangat berpengalaman selama berpuasa sebagai pebasket. Dia telah melakukan ini sejak dia berusia di bawah 10 tahun. Bahkan sebagai remaja, Kanter bermain basket kompetitif sebagai bintang internasional.

    “Sampai sekarang, saya pikir saya telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan tidak pingsan,” kata Kanter sambil tertawa. Oregonlive, Rabu (14/4). “Tapi bagi semua Muslim, ini adalah bulan yang sangat suci. Saya sangat senang melakukannya. “

    Puasa sebulan penuh Kanter akan dilakukan. Bermain lapar dan haus tidak seburuk kedengarannya, kata Kanter. “Setelah pertandingan dimulai, kamu tidak berpikir tentang kamu haus, kamu tidak berpikir tentang kamu lapar, atau semacamnya. Kamu hanya akan fokus pada permainan,” katanya.

    Dalam unggahannya di Instagram, Kanter menampilkan sejumlah pemain muslim yang pernah berlaga di NBA pada masa lalu. Ia menyuguhkan cuplikan kisah mantan center Houston Rockets Hakeem Olajuwon yang tetap teguh meski membela timnya. Kanter ingin mencontoh jejak Olajuwon sebagai contoh bagi anak muda lainnya tentang pilihan puasa namun tetap profesional.

    Musim ini akan datang dengan beberapa perubahan yang akan membuat pengalaman Kanter berbeda. Awal Ramadhan naik 11 hari setiap tahun, dan musim ini Kanter akan memainkan lebih banyak pertandingan NBA daripada yang pernah dia mainkan sebelumnya selama Ramadhan. Faktanya, ini akan menjadi yang kedua kalinya dalam 10 tahun karir Kanter dia harus tampil di pertandingan NBA selama Ramadan.

    Pemain yang wajib militer pada 2011 itu tidak bermain selama Ramadhan. Musim NBA berakhir sebelum Ramadhan dimulai pada musim panas 2012 hingga 2015. Pada 2016, ketika Kanter bersama tim Oklahoma City Thunder, Ramadhan dimulai pada 7 Juni, seminggu setelah Thunder tersingkir pada 30 Mei oleh Golden State in the Western Final konferensi.

    Guntur keluar pertandingan ulang bahkan lebih awal di musim berikutnya. Pada 2018 Kanter bermain dengan New York Knicks, yang tidak mencapai putaran pertandingan ulang.

    Pada 2019, Kanter mendarat di Blazers, yang dengan bantuannya mencapai final Wilayah Barat. Ramadhan berlangsung dari 5 Mei hingga 4 Juni. The Blazers memainkan delapan pertandingan selama waktu itu sebelum disingkirkan oleh Warriors di final Wilayah Barat pada 20 Mei.

    Musim lalu, Kanter bermain untuk Boston tetapi musim itu ditangguhkan pada Maret karena pandemi Covid-19 dan Ramadhan yang dimulai pada 23 April. Tinggal di rumah membuatnya lebih mudah untuk menahan godaan.

    “Itu adalah Ramadhan termudah yang pernah saya alami,” kata Kanter. “Saya di bawah karantina. Kami tidak ke mana-mana. Kami hanya bersantai di rumah.”

    Musim ini, energi Kanter sangat dibutuhkan oleh Blazers. Meski bukan center pilihan pertama, karena ia menjadi pelapis bagi Jusuf Nurkic yang sudah pulih dari cederanya. Perannya sangat dibutuhkan agar The Blazers tetap dalam posisi aman pertandingan ulang.

    NBA musim ini menerapkan aturan, hanya enam tim per wilayah yang berhak lolos langsung pertandingan ulang. Sedangkan peringkat 7-10 akan menjalani babak bermain-main atau fase lakukan atau mati sebelum menuju pertandingan ulang. The Blazers dengan rekor kemenangan beruntun 31-23 saat ini berada di urutan keenam di barat.

    Pada laga hari ini, Blazers ditekuk oleh Boston Celtics 115-116. Kanter dan Blazers selanjutnya akan menghadapi San Antonio Spurs (17/4), Charlotte Hornets (19/4), Los Angeles Clippers (21/4) dan Denver Nuggets (22/4).




    Source